Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / TNI-POLRI

Kamis, 19 Juni 2025 - 07:38 WIB

Kodam II/Swj Gelar Lomba Burung Berkicau, Gaungkan Pelestarian Satwa dan Budaya Lokal

Palembang – Dalam semangat memperingati Hari Jadi Kota Palembang ke-1.342, Kodam II/Sriwijaya melalui Korem 044/Garuda Dempo menggelar Kejuaraan Lomba Burung Berkicau Piala Pangdam II/Swj, Minggu (15/6) lalu. Acara ini dibuka secara resmi oleh Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, mewakili Pangdam II/Swj Mayjen TNI Ujang Darwis, di Lapangan Jasdam II/Swj, Jl. Letjen Harun Sohar, Palembang.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danrem, Pangdam II/Swj menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata TNI AD dalam melestarikan budaya, mengedukasi masyarakat, serta menyuarakan pentingnya pelestarian satwa berkicau yang kini terancam punah.

Baca :  Babinsa Sebapo Sosialisasi Bersama Petani Sawit, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Optimalkan Lahan

“Lomba ini adalah wujud nyata komitmen Kodam II/Swj dalam menjaga nilai-nilai budaya serta menjadi sarana edukasi masyarakat terkait pelestarian burung kicau asli Indonesia,” ujar Brigjen Adri.

Baca :  Babinsa Gelar Komsos di Desa Pelempang, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Fenomena Zero Population pada burung berkicau endemik Indonesia menjadi salah satu alasan utama terselenggaranya kegiatan ini. Dalam beberapa dekade mendatang, dikhawatirkan banyak spesies langka akan menghilang jika tidak ada langkah konkret dari masyarakat dan pemerintah.

“Memelihara burung berkicau adalah alternatif positif—tidak hanya sebagai hobi, tetapi juga langkah penyelamatan spesies unggas yang mulai langka,” lanjutnya.

Lomba dimulai dengan seremoni penggantungan sangkar burung di atas gantangan utama oleh Danrem 044/Gapo, sebagai simbol dimulainya kompetisi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Baca :  Babinsa Jambi Selatan Dampingi Petani Tanam Jagung dan Kacang Panjang

Acara ini menjadi bukti bahwa kegiatan militer bisa bersinergi dengan budaya masyarakat sipil, memberikan ruang bagi hobi yang sehat, edukatif, dan memiliki nilai konservasi tinggi. Lebih dari sekadar perlombaan, ini adalah panggilan untuk menjaga kekayaan hayati Indonesia. (JT)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa, Pelaku Usaha, dan Denyut Ekonomi Payo Lebar

TNI-POLRI

Panen Padi Gogo di Bahar, TNI Dukung Inovasi Pertanian untuk Ketahanan Pangan Nasional

TNI-POLRI

Babinsa Sertu Erizal Hadiri Program Jumat Berkah, Dukung Kepedulian Sosial di Kelurahan Beliung

TNI-POLRI

Dua Anggota Brimob Tewas Ditembak di Nabire, Senjata Dirampas

TNI-POLRI

Menyentuh Negeri Pegunungan, Satgas TNI Layani Kesehatan Ibu dan Bayi di Dambed

TNI-POLRI

TNI AD Kerahkan Pasukan dan Peralatan, Bantu Korban Banjir Pegunungan Arfak

TNI-POLRI

Danrem 043/Gatam Berikan Wawasan Kebangsaan kepada 4.000 Mahasiswa Baru Unila 2025

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Haflah Akhirus Husanah Ponpes Almutakim, Perkuat Sinergi TNI dan Dunia Pendidikan