Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / TNI-POLRI

Selasa, 20 Mei 2025 - 08:44 WIB

TNI AD Kerahkan Pasukan dan Peralatan, Bantu Korban Banjir Pegunungan Arfak

JAKARTA, sriwijayadaily.com – TNI Angkatan Darat melalui satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari bergerak cepat membantu warga terdampak banjir bandang yang melanda Kampung Jim, Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, pada Sabtu (17/5/2025).

Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menginformasikan bahwa banjir besar yang diakibatkan hujan deras sejak Sabtu siang tersebut telah mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak, dan sebanyak 21 warga dilaporkan hilang.

Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran TNI AD, khususnya Kodim 1812/Pegunungan Arfak telah mengerahkan personel untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban bersama unsur Polri, Basarnas, dan BPBD. Selanjutnya, 55 personel Tim Gabungan tersebut pun berangkat melalui jalan darat menuju lokasi terdampak banjir.

Baca :  PEPABRI Kota Jambi Gelar Buka Puasa Bersama di Gedung Tugu Juang

“Malam tadi, Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas serta BPBD tiba di Kampung Jim setelah menempuh perjalanan darat selama 7 jam dari Koramil 1812-01/Minyambouw. Karena semalam kondisinya gelap dan masih hujan, maka Tim Gabungan baru melanjutkan pencarian hari ini, Senin (19/5/2025), ke lokasi banjir yang berjarak sekitar dua kilometer dari Kampung Jim, Distrik Catubouw,” jelas Kadispenad.

Ia menambahkan bahwa Tim Gabungan juga telah memetakan area terdampak menggunakan _drone_, serta melakukan penyisiran dan pencarian korban secara intensif di lokasi kejadian.

Baca :  Babinsa Bahar Utara Anjangsana ke Warga, Pantau Pembangunan Desa

Sementara itu, berdasarkan laporan terbaru yang masuk siang hari ini, satu jenazah korban telah berhasil ditemukan, sedangkan 20 warga lainnya masih dalam pencarian. Meskipun tim menghadapi kendala medan yang berat (daerah perbukitan dan hutan lebat), cuaca yang tidak menentu, serta ketiadaan sinyal komunikasi di lokasi terdampak, namun Tim Gabungan terus melakukan upaya maksimal untuk mencari korban lainnya.

“Karena situasi di lokasi tersebut tidak ada sinyal, Dandim 1812/Pegaf akan standby di Komando Taktis (Kotis) di Koramil terdekat, yaitu Koramil 1812-01/Minyambouw. Sementara satu pos lainnya didirikan di Kampung Jim, guna memudahkan komando dan pengendalian (Kodal) Dandim 1812/Pegaf bersama stakeholder lainnya,” lanjut Kadispenad seraya mengatakan bahwa pos bantuan lapangan itu juga disiapkan untuk mendukung logistik dan penanganan medis bagi korban.

Baca :  Senam Sehat Warga RT 14: Semangat Tinggi, Tantangan Tetap Ada

“Mari kita doakan agar para korban segera ditemukan dalam kondisi selamat, dan semoga rekan-rekan Tim Gabungan diberikan kesehatan dan kekuatan agar berhasil menyelamatkan para korban,” tutup Wahyu.

TNI AD memastikan akan terus hadir di tengah rakyat, bekerja sama dengan semua pihak dalam menangani bencana dan meringankan beban warga yang terdampak. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa Jambi Selatan Perkuat Pengamanan Arus Mudik di Bandara Sultan Thaha

TNI-POLRI

TNI Bantu Evakuasi ODGJ, Wujud Nyata Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat

TNI-POLRI

Babinsa Lebak Bandung Dampingi Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warga

TNI-POLRI

TNI AD Kirim Kapal Keenam ke Sumatera, Infrastruktur Darurat Masih Terbatas

TNI-POLRI

Babinsa Koramil Danau Teluk Wujudkan Kreativitas Prajurit dalam Mendukung Ketahanan Pangan melalui Urban Farming

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Pengukuhan Panitia Pemilihan Ketua RT Serentak di Kelurahan Kasang Jaya

TNI-POLRI

Bangun Kedekatan dan Kebersamaan, Babinsa Mersam Rutin Komsos dengan Warga

TNI-POLRI

Kasad: TNI Patuh pada Keputusan Negara, Jangan Jadikan Polemik