Batam – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Muhammad Thohir, S.Sos., M.M, menghadiri kegiatan Analisa dan Evaluasi Perjanjian Kerja Sama antara SKK Migas dan TNI AD. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari bertempat di Ballroom Swiss Bel Hotel Harbour Bay, Kota Batam, Kepulauan Riau, dimulai pada Senin (15/7/2024).
Dalam kesempatan ini, terfokus pada perjanjian kerja sama yang telah lama berlangsung antara SKK Migas dan TNI AD terkait dukungan penguatan Binter TNI AD dalam mendukung kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di wilayah Sumatera yang dikelola oleh Pertamina.
Menurut Kapenrem 044/Gapo, Mayor Inf Jauhari, kerja sama ini meliputi berbagai aspek seperti kemampuan teritorial, bintahwil, komunikasi sosial (komsos), serta dukungan dalam hal intelijen, patroli, dan dalam keadaan tertentu yang diatur secara khusus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
Kegiatan ini juga menyoroti upaya penguatan Binter TNI AD untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman seperti pencurian aset, sabotase fasilitas, blokade operasional, ilegal tapping, dan demonstrasi. Diskusi yang dilakukan bertujuan untuk memberikan evaluasi mendalam dan mencari solusi terbaik guna memastikan kelancaran operasional SKK Migas di sektor ini.
Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Teritorial Mayjen TNI Gunung Iskandar, Staf Ahli Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Mayjen TNI Yogaswara, serta beberapa Danrem dari berbagai wilayah di Indonesia, dan perwakilan dari berbagai tingkatan dalam struktur TNI AD dan SKK Migas.
Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan secara luas untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran operasional di sektor hulu minyak dan gas bumi, serta menjadi panduan bagi kerjasama yang lebih baik di masa depan. (**/)









