Kasad Terima 514 Perwira Remaja Akmil, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Pengabdian kepada Bangsa Menyusuri Jejak KH. Kemas Abdussomad, Menyemai Ketahanan Sosial Menuju Kota Jambi Bahagia TNI AD Tegaskan Babinsa Tidak Miliki Kewenangan Urusan Pajak, Sinergi dengan DJP Sebatas Koordinasi Babinsa Pematang Sulur Hadiri Mediasi Sengketa Tanah Waris, Dorong Penyelesaian Lewat Musyawarah Babinsa Koramil 415-12/Pasar Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Lewat Komsos

Home / TNI-POLRI

Minggu, 25 Mei 2025 - 11:15 WIB

Kasad: Pencak Silat Adalah Warisan Leluhur dan Jati Diri Prajurit TNI AD

SRIWIJAYADAILY, CIMAHI – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga atau bela diri, melainkan warisan budaya luhur bangsa Indonesia yang telah menjadi bagian dari jati diri prajurit TNI AD.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasad saat menutup Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (PSM) Terpusat TA 2025 dan mengukuhkan Pengurus PSM di Lapangan Disjasad, Cimahi, Jawa Barat, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak 3 Februari hingga 22 Mei 2025 ini diikuti oleh 199 prajurit dari berbagai satuan TNI AD. Para peserta menjalani pelatihan intensif di Pusdiklatpassus dan Pusdikjas TNI AD, dengan fokus pada penguatan kemampuan sebagai pelatih, wasit, dan juri pencak silat militer.

Baca :  Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Hadiri Forum Ketua RT, Perkuat Sinergi Membangun Lingkungan

“Pencak silat bukan hanya teknik bertarung. Ia adalah bagian dari jiwa, karakter, dan semangat Sapta Marga setiap prajurit. Para pelatih yang dilahirkan dari latihan ini diharapkan menjadi agen perubahan, tidak hanya di satuan, tetapi juga di tengah masyarakat,” ujar Kasad.

Baca :  Dyah Kumala Dewi Dorong Perempuan Jambi Lebih Berdaya dan Mandiri

Kasad juga menyampaikan bahwa pengembangan pencak silat di lingkungan militer merupakan bagian dari strategi pembinaan jasmani dan pembentukan karakter prajurit yang disiplin, tangguh, dan berbudaya.

Penataran mencakup berbagai materi, mulai dari teknik dasar hingga lanjutan pencak silat militer, taktik pertempuran jarak dekat, hingga metodologi pelatihan yang dapat diterapkan di satuan masing-masing. Selain pengukuhan Pengurus PSM oleh Ketua Harian PB IPSI Benny G. Sumarsono, acara penutupan juga diramaikan dengan atraksi spektakuler seperti pencak silat kreatif, demonstrasi teknik PSM, aksi lempar pisau dan kapak (Lempika), hingga mountaineering.

Baca :  Perkuat Sinergi Desa, Babinsa Muara Bulian Komsos Bersama Perangkat Desa Sungai Buluh

“Teruslah belajar dan berlatih. Jadilah pelatih yang membina, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara moral dan jiwa keprajuritan,” pesan Kasad kepada seluruh peserta.

Dengan semangat pelestarian budaya dan penguatan jati diri prajurit, TNI AD membuktikan bahwa pencak silat tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan nasional dalam bingkai kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa dan Petugas Minimarket di Mersam Bersinergi Jaga Keamanan Lingkungan Malam Hari

TNI-POLRI

Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Kodim 0415/Jambi Gelar Uji Terampil Perorangan

TNI-POLRI

Babinsa Teluk Leban Dampingi Peninjauan Lahan Koperasi Merah Putih

TNI-POLRI

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Mersam Perkuat Komsos Demi Wujudkan Wilayah Aman dan Kondusif

TNI-POLRI

TMMD ke-126 Buka Jalan Baru, Permudah Akses Hasil Panen Warga Sungai Penuh

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Jalin Komsos dengan Warga Kubu Kandang

TNI-POLRI

Perkuat Sinergi Wilayah, Babinsa Telanaipura Lakukan Komsos dengan Perangkat Kelurahan Solok Sipin

TNI-POLRI

Dandim 0416/Bute Ingatkan Prajurit Hindari Kegiatan Ilegal dan Tingkatkan Kekompakan