Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro Menhut dan Kepala BNPB Pimpin Rakor Teknis Karhutla di Jambi, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat Karhutla Tahura Batanghari Kembali Terjadi, Kasiops Korem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi

Home / TNI-POLRI

Minggu, 25 Mei 2025 - 11:15 WIB

Kasad: Pencak Silat Adalah Warisan Leluhur dan Jati Diri Prajurit TNI AD

SRIWIJAYADAILY, CIMAHI – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga atau bela diri, melainkan warisan budaya luhur bangsa Indonesia yang telah menjadi bagian dari jati diri prajurit TNI AD.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasad saat menutup Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (PSM) Terpusat TA 2025 dan mengukuhkan Pengurus PSM di Lapangan Disjasad, Cimahi, Jawa Barat, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak 3 Februari hingga 22 Mei 2025 ini diikuti oleh 199 prajurit dari berbagai satuan TNI AD. Para peserta menjalani pelatihan intensif di Pusdiklatpassus dan Pusdikjas TNI AD, dengan fokus pada penguatan kemampuan sebagai pelatih, wasit, dan juri pencak silat militer.

Baca :  Komsos Babinsa dan Damkar Perkuat Sinergitas Antisipasi Kebakaran di Danau Teluk

“Pencak silat bukan hanya teknik bertarung. Ia adalah bagian dari jiwa, karakter, dan semangat Sapta Marga setiap prajurit. Para pelatih yang dilahirkan dari latihan ini diharapkan menjadi agen perubahan, tidak hanya di satuan, tetapi juga di tengah masyarakat,” ujar Kasad.

Baca :  Babinsa Koramil 415-12/Pasar Dampingi Posyandu dan Posbindu, Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera

Kasad juga menyampaikan bahwa pengembangan pencak silat di lingkungan militer merupakan bagian dari strategi pembinaan jasmani dan pembentukan karakter prajurit yang disiplin, tangguh, dan berbudaya.

Penataran mencakup berbagai materi, mulai dari teknik dasar hingga lanjutan pencak silat militer, taktik pertempuran jarak dekat, hingga metodologi pelatihan yang dapat diterapkan di satuan masing-masing. Selain pengukuhan Pengurus PSM oleh Ketua Harian PB IPSI Benny G. Sumarsono, acara penutupan juga diramaikan dengan atraksi spektakuler seperti pencak silat kreatif, demonstrasi teknik PSM, aksi lempar pisau dan kapak (Lempika), hingga mountaineering.

Baca :  Kesdam XX/Tuanku Imam Bonjol Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Dua Titik Car Free Day Kota Padang

“Teruslah belajar dan berlatih. Jadilah pelatih yang membina, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara moral dan jiwa keprajuritan,” pesan Kasad kepada seluruh peserta.

Dengan semangat pelestarian budaya dan penguatan jati diri prajurit, TNI AD membuktikan bahwa pencak silat tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan nasional dalam bingkai kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Dandim 0415/Jambi Ingatkan Prajurit untuk Tetap Disiplin dan Bijak Menyambut Idulfitri

TNI-POLRI

Babinsa Koptu Waris Jalin Komsos dengan Tokoh Masyarakat di Desa Persiapan Air Merah

TNI-POLRI

Babinsa Sengeti Ingatkan Petugas Parkir Untuk Lebih Disiplin dan Waspada

TNI-POLRI

Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Koramil Muara Tembesi Gelar Komsos

TNI-POLRI

TNI AD Kirim 34 Personel ke Singapura Ikuti Pelatihan Manajemen Makanan Institusional

TNI-POLRI

Peduli Generasi Muda, Babinsa Serma Petrus W\.H Gencarkan Komsos Bersama Pemuda Desa Kembang Seri Baru

TNI-POLRI

Babinsa Olak Kemang Dampingi Mediasi Sengketa Waris

TNI-POLRI

Satgas TMMD Ke-123 Mulai Pasang Gorong-Gorong di Desa Malako Intan