Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga Mengungkap Fakta Di Balik Insiden Munisi Nyasar Di UNP, Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Lapangan Pistol G-2 Combat Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Deka Piro Sandira Pimpin Ziarah Rombongan Sambut HUT ke-80 Pomad

Home / Daerah

Rabu, 23 Maret 2022 - 13:12 WIB

Ini Penjelasan BMKG Soal Fenomena Hujan ES

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Sejumlah wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, mengalami fenomena hujan es, salahsatunya di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah pada Selasa (22/3/2022) sore. Di desa ini, hujan turun disertai dengan butiran es sebesar jari kelingking.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Fitri Nur Astuti mengatakan bahwa pada dasarnya penyebab adanya hujan es berasal dari awan Cumulonimbus.

Baca :  H. Budi Setiawan Tegaskan Partai Golkar Siap Perjuangkan Aspirasi Warga dalam Reses Dyah Kumala Dewi

“Berdasarkan hasil analisis dan pantauan citra radar dan satelit, di wilayah Kuantan Tengah pada pukul 16.30 WIB mulai terdekteksi awan Cumulonimbus memasuki wilayah tersebut,” kata Fitri di Pekanbaru, Rabu (23/3/2022).

Baca :  Senkom Mitra Polri Kota Jambi Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Semangat Pengabdian di Bulan Ramadan

Kemudian, lanjut Fitri pada pukul 16.59 – 17.17 WIB di wilayah Kuantan Tengah terpantau awan Cumulonimbus yang cukup tinggi mencapai sekitar 10km, dengan suhu puncak awannya mencapai -80°C. Untuk nilai reflektivitas awan pada citra radar juga relatif tinggi sekitar 50-60dbZ (hujan lebat dan angin kencang).

Baca :  Idul Adha 2026, LDII Jambi Tebar Kurban 527 Sapi, 324 Kambing, dan 4 Kerbau untuk Masyarakat

“Ketika downdraft (aliran udara ke bawah) yang keluar dari awan Cumulonimbus cukup kuat dan didukung dengan kelembapan udara di lingkungan tersebut cukup tinggi mengakibatkan es yang seharusnya mencair menjadi air hujan tetap menjadi butiran es ketika turun ke permukaan tanah,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Posko Darurat Abrasi Pantai Minahasa Selatan Harus Teroganisir

Daerah

Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, LDII Jambi Perkuat Sinergi dengan Wakil Gubernur

Daerah

Golkar Kota Jambi Perkuat Soliditas dan Peduli Masyarakat Lewat Buka Puasa Bersama

Daerah

Keutamaan Majelis Pengajian: Rumah, Hati, dan Keharmonisan Keluarga

Daerah

Sekda Sumsel Bertemu Staf Ahli KASAD

Daerah

Warga RT 11 Kenali Asam Bawah Bersatu Bantu Korban Kebakaran

Daerah

Kasus Kekerasan di SMK Negeri 3 Tanjab Timur Jadi Sorotan, Polda Jambi Angkat Bicara

Daerah

Kukuhkan DPC Pepabri Tebo, Kolonel Purn Bunadi : Jalin Komunikasi Dengan Semangat Persatuan dan Kekeluargaan