Danrem 042/Gapu Salurkan 25 Ribu Masker Bantuan Presiden, Lindungi Warga Jambi dari Dampak Kabut Asap Karhutla Musda X LVRI Jambi, PEPABRI Dorong Pewarisan Semangat Juang ’45 kepada Generasi Penerus SBC Soroti SOP dan Peran Askrindo-Jamkrindo dalam Sidang Kasus Semen Baturaja Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Londerang Pangdam XXII/TB Turun Langsung Pantau Penanganan Karhutla di Kalteng

Home / Daerah / Nasional

Rabu, 20 April 2022 - 19:00 WIB

Gandeng Astra, Kemendesa Pdtt Perluas Ekspor Produk Desa

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus mengenjot potensi lokal ekonomi skala desa. Tak tanggung-tanggung bekerjasama dengan PT Astra International TBK dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Kemendes PDTT secara serius menggarap desa berorientasi ekspor dan perluas ekspor produk desa.

“Pengembangan ekonomi lokal skala desa sudah saatnya mempunyai orientasi ekspor. Kami yakin banyak potensi ekonomi lokal skala desa jika digarap dengan seksama mempunyai peluang besar untuk menjadi komoditas unggulan yang layak ekspor,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat menjadi pembicara kunci pada Festival Kampung Berseri Astra (KBA) dan Desa Sejahtera Astra (DSA) 2022 sekaligus Kick Off Ekspor DSA dan Awarding Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Innovation secara virtual, pada Selasa (19/04/2022).

Baca :  Musprov IPSI Jambi 2026–2030 Resmi Dibuka, Fokus Tingkatkan Prestasi dan Karakter Atlet

Gus Halim-sapaan akrab Menteri Abdul Halim Iskandar-mengatakan desa-desa Indonesia mempunyai peluang besar untuk mengirim komoditas lokal mereka menjadi produk ekspor. Beberapa produk lokal skala desa yang layak ekspor di antaranya meliputi produk furniture, craft, fashion, agrobisnis, hingga food and beverage.

“Dengan pengelolaan yang benar maka berbagai komiditas unggulan tersebut sangat layak untuk menjadi produk ekspor,” katanya.

Gus Halim memberikan apresiasi kepada pihak ketiga yang mau bekerjasama mengembangkan potensi ekonomi skala desa. Menurutnya keterlibatan pihak ketiga seperti PT Astra Internasional maupun kalangan swasta lainnya sangat membantu mempercepat peningkatan kesejahteraan warga desa.

“Kami menyadari bahwa, kerja besar ini tidak dapat kami lakukan sendiri, diperlukan keterlibatan banyak pihak baik dunia usaha, Perguruan Tinggi, serta komunitas-komunitas kreatif yang ada di masyarakat, untuk dapat bersama-sama melaksanakan cita-cita Kementerian Desa dan Presiden Republik Indonesia melakukan penguatan kapasitas SDM masyarakat desa, termasuk bergerak mewujudkan 18 tujuan SDGs Desa,” ujarnya.

Baca :  Kopdar Merdeka ke-5 Nissan Terrano Sukses Digelar, Candi Muaro Jambi Dipromosikan ke Kancah Nasional

Gus Halim pun memuji langkah konkret yang dilakukan PT. Astra Internasional menjadi bagian manivetasi cita-cita Pemerintah dengan turut memperluas program-program peningkatan kapasitas SDM masyarakat melalui manajemen dan evaluasi keuangan keluarga serta kelompok usaha di desa.

“Melalui program KBA-DSA ini, kami bersyukur PT. Astra Internasional turut andil mengambil peran strategis dalam memberikan program pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat, baik dalam bentuk pelatihan hardskill, quality control product, manajemen keuangan keluarga, pendampingan kelompok usaha, serta monitoring dan evaluasi,” katanya.

PT. Astra Indonesia sebagai sayap penggerak dalam mendistribusikan program peningkatan kapasitas SDM serta kemandirian ekonomi desa, lanjut Gus Halim, agar menjadi parameter setiap pihak dalam menjalankan program kegiatan pendampingan SDM Desa yang lain.  Tidak hanya itu, dia juga berharap kepada PT. Astra Indonesia agar kualitas program yang mendorong kemajuan dan kemandirian desa terus ditingkatkan, demi tercapainya kedaulatan SDM desa yang berkelanjutan.

Baca :  Pesta Gol di Pakansari! Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1 pada Laga Perdana Piala AFF 2026

“Kami berharap, program KBA-DSA ini dapat menjadi percontohan bagi program kegiatan lainnya. Kami juga ingin, kedepan terus dilakukan pengembangan dan perluasan lokus intervensi melalui CSR PT. Astra Internasional, sehingga lebih banyak lagi Desa-Desa di Indonesia yang bangkit dan maju bersama PT. Astra Internasional,” kata Gus Halim.

Sebagai informasi, sejak tahun 2019 hingga tahun 2021 telah ada 133 Kampung Berseri Astra (KBA) dan 930 Desa Sejahtera Astra (DSA) di 34 Provinsi yang didampingi melalui program sosial responsibility PT. Astra Internasional. (Didi/ Dayat, Editor: Ahmad Hadi/Humas Kemendes PDTT).

Share :

Baca Juga

Daerah

LDII Tambaksari Perkuat Pembinaan Umat Lewat Pengajian Rutin

Nasional

Sambut Perayaan Natal, Satgas Yonif PR 431/SSP Berbagi Kebahagiaan Dengan Warga Ndunga

Nasional

Babinsa Koramil 10/Jambi Selatan dan Bhabinkamtibmas Selesaikan Masalah Warga Secara Mediasi

Nasional

Tingkatkan Sinergitas, Prajurit Yonif 147/KGJ Bantu Bangun Masjid Mako Brimob Babel

Nasional

Pasiter Kodim 0415/Jambi Ikuti Rapat Progja Bidang Bela Negara Kwarda Jambi

Nasional

Kodam I/Bukit Barisan Raih Predikat Juara Umum MTQN TNI AD Tahun 2022

Nasional

Babinsa Tebat Patah Hadiri Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petani untuk Ketersediaan Pangan

Daerah

Muskot PERTINA Kota Jambi di Depan Mata, Pendaftaran Calon Ketua Periode 2026-2030 Resmi Dibuka