Bandar Lampung, sriwijayadaily.com — Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, S.H., menghadiri peluncuran Aplikasi Centurion-21, layanan Lapor Pangdam, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kodam XXI/Radin Inten dengan perguruan tinggi dan sejumlah mitra strategis. Kegiatan tersebut berlangsung di Emersia Hotel, Bandar Lampung, Kamis, 29 Januari 2026.
Peluncuran Centurion-21 merupakan bagian dari Program Panca Radin Inten yang dikembangkan sebagai sistem pengelolaan data wilayah berbasis digital. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung pembinaan teritorial, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendorong ketahanan pangan secara berkelanjutan di Provinsi Lampung dan Bengkulu.
Gubernur Lampung dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital, termasuk penggunaan drone dan kecerdasan buatan melalui Centurion-21, menjadi langkah strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat dan mutakhir, terutama di sektor pertanian.
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) menegaskan bahwa Centurion-21 dibangun sebagai fondasi data bottom-up yang terstandar dan multisektor. Menurutnya, sistem ini juga menjadi wujud keterbukaan Kodam kepada masyarakat melalui integrasi layanan Lapor Pangdam, sehingga komunikasi dan penyampaian aspirasi publik dapat ditindaklanjuti secara lebih cepat dan terukur.
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H. menyatakan bahwa kehadiran Centurion-21 akan sangat membantu satuan kewilayahan dalam menjalankan tugas secara lebih efektif. Dengan dukungan data yang akurat dan terintegrasi, pembinaan teritorial serta deteksi dini di wilayah Korem 043/Gatam dapat dilaksanakan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan PKS Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Kodam XXI/Radin Inten dengan enam perguruan tinggi di Provinsi Lampung dan Bengkulu. Kerja sama ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan institusi akademik. (Penremgatam)










