MUARA ENIM, SriwijayaDaily.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, melainkan juga bertujuan mendorong kemandirian masyarakat dan mempercepat peningkatan kesejahteraan di wilayah pedesaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kasad saat menutup TMMD Reguler ke-126 di wilayah Kodim 0404/Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (6/11/2025).
“TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian masyarakat. Dalam satu tahun, kita membangun 1.000 sumur bor, belum termasuk program lain seperti rumah layak huni dan pembukaan lahan. Pembukaan lahan akan terus diperluas untuk mendukung program pemerintah,” ujar Maruli.
Kasad menjelaskan bahwa TMMD menjadi bukti nyata kontribusi TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pelosok. Program ini mencakup pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, dan rumah layak huni, serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari terbangunnya semangat gotong royong dan meningkatnya kesadaran bela negara di masyarakat.
“TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Pembangunan yang dilakukan harus berkelanjutan agar manfaatnya terasa luas dan nyata,” kata Kasad.
Bupati Muara Enim H. Edison turut menyampaikan apresiasi kepada TNI AD atas kontribusi melalui TMMD, yang menurutnya telah membantu mempercepat pembangunan wilayah serta memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Usai upacara penutupan, Kasad meninjau langsung sasaran TMMD menggunakan motor trail dan menyerahkan bantuan sosial kepada warga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Kegiatan ini mempertegas komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat ketahanan nasional, serta mendorong terciptanya desa mandiri dan sejahtera.**










