SRIWIJAYADAILY.COM – Komandan Kodim 0419/Tanjab Letkol Arm Dwi Sutaryo, S.E., M.Han. mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara virtual yang dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., Senin (28/7/2025).
Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur, Muara Sabak Barat, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, antara lain Sekda Tanjab Timur H. Sapril, S.I.P., Kapolres AKBP M. Kuwicaksono, S.I.K., M.H., Pabung 0419/Tanjab Mayor Inf Ahmad Riadh, S.Ag., serta jajaran BPBD dan perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Menteri LHK menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor, terutama menjelang puncak musim kemarau. “Kebakaran tidak hanya berdampak ekologis, tapi juga sosial dan ekonomi. Peran TNI-Polri sebagai garda terdepan pengamanan wilayah sangat vital dalam pencegahan dini,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 0419/Tanjab menegaskan komitmen jajaran TNI AD di wilayah Tanjab Barat dan Tanjab Timur untuk siaga 24 jam dalam menghadapi potensi Karhutla. “Kami siap bergerak cepat menangani setiap titik api, sekecil apapun. Pencegahan lebih baik daripada pemadaman. Kami bersinergi penuh dengan Polri, BPBD, dan masyarakat untuk menjaga wilayah tetap aman,” ujar Letkol Dwi Sutaryo.
Dalam konteks nasional, Kodim 0419/Tanjab turut menjalankan instruksi Panglima TNI terkait operasi tanggap darurat bencana berbasis deteksi dini dan patroli terpadu. Seluruh Koramil di bawah jajaran Kodim telah diinstruksikan membentuk Posko Karhutla dengan sistem pelaporan cepat berbasis teknologi.
Langkah antisipatif ini menjadi bagian penting dari strategi nasional menjaga ketahanan ekologi dan keamanan masyarakat dari dampak buruk Karhutla. (JT54)










