Batanghari, SRIWIJAYADAILY -Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi ancaman serius di sejumlah wilayah di Jambi. Selain merusak ekosistem, Karhutla juga menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap serta kerugian ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, langkah pencegahan dini menjadi upaya paling efektif untuk meminimalisir risiko.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Kodim 0415/Jambi, Kopda Zainuddin, bersama warga melaksanakan patroli Karhutla di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Kamis (23/10/2025).
Patroli menyasar kawasan perkebunan warga dan semak belukar yang rentan terbakar. Kegiatan ini rutin dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya titik api.
“Hari ini kami bersama warga melaksanakan patroli untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Jalur yang kami lalui merupakan area yang sering menjadi titik rawan karhutla,” ujar Kopda Zainuddin.
Ia menegaskan bahwa patroli tetap digelar meski cuaca tidak menentu. Selain pengawasan langsung, imbauan juga diberikan kepada warga agar tidak membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Meskipun cuaca mendung atau hujan, kami tetap berpatroli. Tujuannya untuk mengingatkan warga agar tidak membakar lahan, karena risikonya besar dan dampaknya luas,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan berperan aktif dalam pencegahan Karhutla, terutama di wilayah rawan kebakaran.
“Membakar hutan atau membuka lahan dengan api sangat tidak dibenarkan. Pelakunya bisa dikenakan sanksi pidana dan denda sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Melalui patroli rutin ini, diharapkan kesadaran masyarakat terus meningkat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi mewujudkan wilayah yang aman, bersih, dan bebas asap.**










