SRIWIJAYADAILY.com – Suasana Desa Petajen, Kabupaten Batanghari, Jumat (27/2/2026), tampak hidup ketika Brigadir Jenderal TNI Joni Pardede meninjau pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Lebih dari sekadar pengecekan fisik, kunjungan itu membawa harapan baru bagi warga desa. Setiap bata yang disusun dan setiap tiang yang berdiri bukan hanya simbol pembangunan, tetapi juga cerminan upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Brigjen Joni menekankan, koperasi ini harus siap difungsikan dan benar-benar memberi dampak positif jangka panjang bagi warga.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0415/Jambi. Bersama jajaran Kodim dan Pemerintah Kabupaten Batanghari, Tim Wasev Mabes TNI AD mengecek kualitas konstruksi, kesesuaian spesifikasi bangunan, serta efektivitas pengawasan di lapangan. Dialog dengan pemerintah desa juga dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan sesuai rencana.
“Koperasi Desa Merah Putih ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kualitas pembangunan, ketepatan waktu, dan akuntabilitas pelaksanaannya harus dijaga dengan baik,” kata Brigjen Joni Pardede.
Pjs Kasdim 0415/Jambi, Letkol Inf Beni, menambahkan, jajaran Kodim berkomitmen mendampingi masyarakat hingga program selesai. Babinsa ditempatkan secara berkelanjutan agar koperasi bisa dimanfaatkan secara maksimal dan memberi manfaat nyata bagi warga.
“Harapannya, koperasi ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa sekaligus fondasi penguatan ekonomi lokal yang transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Beni.
Warga Desa Petajen menyambut antusias pembangunan koperasi ini. Beberapa warga mengaku menaruh harapan besar agar koperasi dapat membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, koperasi diharapkan menjadi pendorong ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan. (Yogi/red)










