SRIWIJAYADAILY.COM – Di tengah perubahan sosial dan pergeseran peran pemuda, Babinsa Koramil 415-13/Sebapo, Pelda M. Nana Sutrisna, memilih cara sederhana namun bermakna: berdialog langsung dengan warga di ruang tamu rumah seorang tokoh pemuda. Sabtu, 18 Oktober 2025, di kediaman Nardi, warga RT 11 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, ia menggelar komunikasi sosial (Komsos) tanpa mimbar, tanpa seremonial.
Pertemuan itu berlangsung hangat. Dari obrolan santai, mencuat berbagai persoalan: keamanan lingkungan, kekhawatiran terhadap pergaulan remaja, terbatasnya fasilitas pemuda, hingga isu sosial yang berpotensi memecah warga.
“Komsos ini bukan hanya soal tatap muka. Ini cara agar kami tetap mendengar suara rakyat dan meredam persoalan sebelum menjadi konflik,” kata Pelda Nana.
Ia mengingatkan, pemuda sejatinya adalah kekuatan sosial, bukan bagian dari masalah. Karena itu, ia mengajak mereka berperan aktif dalam menjaga lingkungan, menjadi mata dan telinga keamanan, sekaligus pendukung kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan desa.
Nardi, tuan rumah sekaligus tokoh pemuda, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa membawa rasa tenang dan dekat dengan rakyat.
“Kami bangga karena Babinsa hadir bukan hanya saat acara besar, tapi juga saat kami butuh teman bicara,” ujarnya.
Di sela percakapan, Pelda Nana menyampaikan pesan sederhana namun mengena: jika kampung ingin tetap aman dan rukun, masyarakat tidak bisa hanya bergantung pada aparat; mereka harus ikut menjaga.
Ia juga mengingatkan ancaman yang sering terlupakan: berita bohong di media sosial, provokasi antarwarga, hingga konflik kecil yang dibiarkan membesar. Kewaspadaan dan persatuan, katanya, adalah benteng pertama masyarakat.
Pertemuan diakhiri tanpa formalitas. Hanya ramah tamah, jabat tangan, dan foto bersama sebagai penanda bahwa komunikasi bukan sekadar agenda, tetapi jembatan kepercayaan antara TNI dan warga.**










