Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro Menhut dan Kepala BNPB Pimpin Rakor Teknis Karhutla di Jambi, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat

Home / TNI-POLRI

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:27 WIB

Babinsa Pelayangan Dampingi Pedagang Kaki Lima, Tertibkan Area BKR Putri Pinang Masak

Pelayangan, SriwijayaDaily.com – Aktivitas pedagang kaki lima di ruang publik kerap menjadi dilema: di satu sisi mereka menggerakkan ekonomi warga, di sisi lain penataan yang kurang tepat dapat memicu persoalan ketertiban dan gangguan lalu lintas. Di kawasan BKR Putri Pinang Masak, Kelurahan Mudung Laut, Kecamatan Pelayangan, penataan pedagang kembali menjadi perhatian aparat setempat.

Pada Selasa, 2 Desember 2025, Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Kodim 0415/Jambi, Sertu M. Fadli, turun ke lapangan untuk mendampingi sekaligus memberikan edukasi kepada para pedagang kaki lima di sepanjang area tersebut. Dialog dilakukan dengan pendekatan persuasif untuk memastikan aktivitas jual beli tetap berjalan tanpa mengganggu pengguna jalan.

Baca :  Tak Ada Lagi Panggung Piala Dunia untuk Cristiano Ronaldo, CR7 Sebut Trofi Euro Setara Gelar Dunia

Sertu Fadli mengatakan keberadaan pedagang UMKM sangat membantu masyarakat, namun keamanan dan kelancaran lalu lintas harus tetap menjadi perhatian. “Kita pastikan kegiatan berdagang tidak membahayakan pembeli maupun pengendara. Penataan yang baik penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan aman,” ujarnya.

Baca :  Babinsa Koramil Sebapo Pererat Kedekatan dengan Warga Desa Ujung Tanjung Melalui Komsos

Ia menegaskan kehadiran Babinsa bukan sebagai penekan atau pembatas ruang usaha pedagang, tetapi sebagai pendamping agar mereka tetap dapat berjualan di area yang tertib dan tidak menimbulkan risiko bagi warga lain. Menurutnya, pendekatan dini seperti ini menjadi langkah preventif agar tidak terjadi penertiban paksa di kemudian hari.

Baca :  HUT Polri ke-80: Menjaga Kepercayaan Publik di Tengah Dinamika Zaman

Melalui komunikasi yang intens dan dialog terbuka, pedagang diharapkan memahami pentingnya menata lapak secara baik, memilih lokasi yang aman, dan menjaga kebersihan lingkungan. Sinergi antara aparat, pedagang, dan warga menjadi kunci dalam menciptakan kawasan yang tertib sekaligus kondusif bagi kegiatan ekonomi rakyat kecil.

Upaya pendampingan ini diharapkan terus berlanjut agar pedagang kaki lima dapat mengembangkan usaha mereka tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Pangdam II/Sriwijaya Pastikan TMMD Ke-124 Tahun 2025 Berjalan Lancar

TNI-POLRI

Dari Beersheba ke Armagedon: Perang Iran–Israel dan Tanda-Tanda Kehancuran Zionisme di Ambang Dunia Baru

TNI-POLRI

Danrem 042/Gapu Kunjungi BAZNAS Jambi, Perkuat Kolaborasi Sosial

TNI-POLRI

Satgas TMMD dan Puskesmas Tebo Ulu Gelar Penyuluhan Posbindu PTM di Desa Malako Intan

TNI-POLRI

Mediasi Pasar Bedug, Solusi Untuk Kelancaran Usaha dan Kenyamanan Bersama

TNI-POLRI

Rumah Hendri Yuli Rianto Direhab Satgas TMMD ke-123 Kodim 0416/Bute: “Bermimpi Pun Saya Tidak Pernah”

TNI-POLRI

Babinsa Selamat Serap Aspirasi Warga Lewat Anjangsana, Perkuat Silaturahmi di Wilayah Binaan

TNI-POLRI

Babinsa Paal Lima Dampingi Mediasi Kasus Kumpul Kebo, Tegakkan Norma Sosial di Tengah Masyarakat