Danrem 043/Gatam Hadiri Penutupan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam HUT Ke-27 Lampung Timur Tradisi Satuan Warnai Penyambutan Calon Kasrem Korem 043/Gatam di Metro Resmi Berganti! Danrem 043/Gatam Pimpin Tradisi Penyerahan Jabatan Kasrem, Kasilog dan Sertijab Kasiintel Danramil Sebapo Hadiri Halal Bihalal dan Tabligh Akbar BKMT, Perkuat Ukhuwah di Mestong Pererat Silaturahmi, Babinsa Muara Tembesi Laksanakan Komsos Bersama Warga Kampung Baru

Home / Militer

Jumat, 7 Maret 2025 - 11:28 WIB

Mediasi Pasar Bedug, Solusi Untuk Kelancaran Usaha dan Kenyamanan Bersama

Jambi – Pasar bedug yang menjadi tradisi tahunan di bulan Ramadhan selalu membawa dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Namun, dalam praktiknya, keberadaan pasar ini terkadang menimbulkan kendala bagi pelaku usaha lain, terutama dalam hal akses dan parkir.

Menanggapi keluhan dari pemilik Cafe Runa’s dan Cafe Anaba & Roku, yang merasa akses masuk ke tempat usaha mereka terganggu akibat tenda dan parkir pasar bedug, Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, Pelda Astori, menghadiri mediasi yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Kamis (06/03/2025).

Baca :  Babinsa Muara Tembesi Intensifkan Komsos, Perkuat Deteksi Dini di Sungai Pulai

Dalam pertemuan ini, berbagai pihak terlibat untuk mencari solusi terbaik, di antaranya Kadis Perindag Jambi Amran SE, perwakilan Dinas Perhubungan, Camat Jelutung Hartono SE, MM, Lurah Handil Jaya Herlina SKM, Ketua Panitia Pasar Bedug Amaliah Masjid Al Muhajirin Zainul Fadli, SH, MH, serta perwakilan pemilik cafe dan Ketua RT 24 dan 25.

Disampaikan oleh Pelda Astori bahwa kehadiran TNI dalam mediasi ini bertujuan untuk menjaga harmoni dan keseimbangan antara kepentingan pedagang pasar bedug serta pemilik usaha sekitar.

Baca :  Babinsa Mersam Dampingi Petani Panen Padi di Olak Kemang

“Pasar bedug merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat di bulan Ramadhan. Namun, harus tetap ada keseimbangan agar keberadaannya tidak menimbulkan kendala bagi pihak lain. Solusi yang baik adalah yang dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak,” ujar Pelda Astori.

Dari hasil diskusi, disepakati beberapa langkah untuk memastikan kenyamanan bersama, yaitu:

1. Larangan parkir di pintu masuk Cafe Runa’s agar akses tetap terbuka bagi pengunjung.

Baca :  Babinsa Budiman Data UMKM Warga, Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

2. Tidak ada aktivitas berjualan dibawah tenda yang menutup skses utama.

3. Pembagian zona parkir di sekitar Cafe Anaba & Roku agar tidak menimbulkan kemacetan.

4. Pedagang dilarang berjualan di depan pintu masuk cafe untuk menjaga kelancaran arus pengunjung.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan pasar bedug tetap menjadi ajang ekonomi yang positif tanpa menghambat usaha lainnya. Semua pihak diharapkan bisa saling mendukung agar suasana Ramadhan tetap kondusif, penuh keberkahan, dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.**

Share :

Baca Juga

Militer

Babinsa Ajak Sopir Tangki Jadi Duta Keselamatan Berlalu Lintas

Militer

Wujudkan Generasi Sehat, Babinsa Dampingi Program Makanan Bergizi di Telanaipura

Militer

Babinsa Ulu Gedong Jalin Kedekatan dengan Pemuda Lewat Komsos di Warung

Militer

Sekda Tebo Letakkan Batu Pertama Tugu TMMD Ke-123 di Desa Teluk Kuali

Militer

Babinsa–Lurah Turun Tangan, Keluhan Ternak Bebek di Permukiman Dimediasi

Militer

Babinsa Suak Kandis Tegaskan Bahaya Bullying di Kalangan Pelajar

Militer

Kodim 0415/Jambi Dorong Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Militer

Babinsa Sambangi Penjaga Kebun, TNI Aktif Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla di Jambi