Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro Menhut dan Kepala BNPB Pimpin Rakor Teknis Karhutla di Jambi, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat Karhutla Tahura Batanghari Kembali Terjadi, Kasiops Korem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi

Home / TNI-POLRI

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:12 WIB

Babinsa–Lurah Turun Tangan, Keluhan Ternak Bebek di Permukiman Dimediasi

Jambi Selatan, SRIWIJAYADAILY — Persoalan klasik antara aktivitas ekonomi warga dan kenyamanan lingkungan kembali mencuat di Kelurahan Lebak Bandung, Kota Jambi. Keluhan warga RT 36 soal ternak bebek di tengah permukiman, yang dinilai menimbulkan bau dan kotoran, akhirnya dimediasi oleh Babinsa dan pihak kelurahan, Rabu (7/1/2026).

Babinsa Kelurahan Lebak Bandung Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, Serka Rudianto, bersama Lurah Lebak Bandung Raden Suhaili, S.E., memfasilitasi musyawarah di rumah salah satu warga, Krisyanto, di Jalan Pipa RT 36. Langkah ini ditempuh untuk meredam potensi konflik sosial sekaligus menjaga ketentraman lingkungan.

Baca :  Babinsa Pasir Panjang Perkuat Sinergi dengan Aparatur Kelurahan Melalui Komsos

Dalam forum tersebut terungkap, peternakan bebek yang berada di kawasan padat penduduk berisiko memicu pencemaran lingkungan, mulai dari bau menyengat, limbah ternak, hingga potensi gangguan kesehatan. Babinsa menegaskan, tanpa pengelolaan yang baik, aktivitas ternak di permukiman bisa menjadi sumber masalah berkepanjangan.

Baca :  Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Musyawarah akhirnya menghasilkan sejumlah kesepakatan. Peternak diminta berkoordinasi dengan dinas peternakan guna mencari solusi teknis. Opsi pemindahan lokasi ternak ke area dengan jarak ideal sekitar 500 meter dari rumah warga menjadi salah satu rekomendasi. Alternatif lain, penerapan sistem kandang intensif modern yang lebih higienis dan minim bau, dinilai lebih sesuai jika usaha tetap ingin dijalankan di wilayah perkotaan.

Baca :  Babinsa Kasang Jaya dan Warga Gotong Royong Sukseskan Program Kampung Bahagia

Ketua RT 36 Mulyono bersama perwakilan warga menyambut baik penyelesaian secara musyawarah. Mediasi ini diharapkan menjadi jalan tengah: usaha tetap berjalan, sementara hak warga atas lingkungan yang sehat dan nyaman tetap terjaga.

Sumber: Pendim 0415/Jambi

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Kasad: Lulusan Seskoad Harus Jadi Pemimpin Tangguh dan Visioner

TNI-POLRI

Babinsa Beliung Pantau Pelaksanaan SPMB di SD Negeri 94/IV, Dukung Pemerataan Akses Pendidikan

TNI-POLRI

Komsos Babinsa di Pematang Sulur, Warga Diajak Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-13/Mestong Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga Desa Sebapo

TNI-POLRI

Babinsa Ajak Ibu Rumah Tangga Jadi Garda Terdepan Cegah Kenakalan Remaja di Kota Jambi

TNI-POLRI

Babinsa Sebapo Sosialisasi Bersama Petani Sawit, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Optimalkan Lahan

TNI-POLRI

Babinsa Dukung Pembinaan Fisik Calon Prajurit TNI di Jambi

TNI-POLRI

Babinsa Pelayangan Jalin Komsos dengan Juru Parkir Gentala Arasy