Danrem 042/Gapu Hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam Rangka Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI Program Unggulan Kasad, Danrem 042/Gapu Resmikan Jembatan 120 Meter dan Sumur Bor Hasil TMMD ke-129 di Bungo Hadapi Perang Kognitif, Dankodiklatad Serukan Bela Negara di Ruang Digital dalam Forum Kebangsaan TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Ditutup, Pengabdian untuk Masyarakat Terus Berlanjut Kasad Laporkan Capaian Program Infrastruktur TNI AD kepada Presiden: 2.500 Jembatan dan 3.000 Titik Air Bersih Rampung

Home / TNI-POLRI

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:18 WIB

Pascabanjir Bandang, TNI dan Warga Bersihkan Permukiman di Aceh Tenggara

Aceh Tenggara, SRIWIJAYADAILY — Lumpur masih menempel di dinding rumah, batu dan kayu besar berserakan di jalan serta jembatan. Pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara, prajurit TNI Angkatan Darat bersama warga memilih tidak menunggu lama. Kamis, 1 Januari 2026, mereka turun langsung membersihkan permukiman terdampak.

Di Kecamatan Ketambe, personel Posramil Ketambe bahu-membahu dengan masyarakat menyingkirkan material banjir berupa batu besar, kayu, dan batang pohon yang menutup akses jalan serta merusak fasilitas umum. Aktivitas pembersihan dilakukan secara manual, dengan peralatan seadanya, demi membuka kembali ruang hidup warga.

Baca :  Upacara 17-an di Makorem 042/Gapu Diwarnai Pembagian Helm Keselamatan

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan keterlibatan TNI merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. “Pembersihan ini menjadi langkah awal agar warga bisa kembali beraktivitas dan lingkungan perlahan pulih,” ujarnya.

Situasi serupa terlihat di Kecamatan Darul Hasanah. Babinsa Posramil Darul Hasanah bersama warga Desa Lawe Mamas Indah membersihkan lumpur yang menggenangi rumah-rumah penduduk. Lumpur dikeruk dari dalam rumah hingga halaman, menandai upaya kolektif warga untuk bangkit dari bencana.

Baca :  Babinsa Kampung Baru Bangun Komunikasi Harmonis dengan Masyarakat

Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, menilai gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dampak banjir. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat mempercepat proses pemulihan sekaligus menjaga semangat kebersamaan pascabencana.

Selain pembersihan rumah dan jalan, kegiatan juga diarahkan pada normalisasi saluran air untuk mencegah banjir susulan. Dalam waktu dekat, dukungan alat berat dari instansi terkait direncanakan akan dikerahkan untuk menangani material berukuran besar yang tak dapat diangkat secara manual.

Baca :  Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0415/Jambi Angkat Marwah Batik Jambi di Ajang Persit Bisa 2

Di tengah sisa-sisa bencana, gotong royong menjadi penanda bahwa pemulihan bukan semata soal infrastruktur, tetapi juga tentang solidaritas. Kehadiran TNI bersama warga kembali menegaskan relasi lama yang terus dirawat: bekerja bersama rakyat, terutama saat keadaan paling sulit.**

Sumber: Dispenad

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Itjenad 2026

TNI-POLRI

Gunakan Sepeda Motor Trail, TNI Antar Bantuan Beras ke Daerah Terisolasi di Aceh

TNI-POLRI

Satgas TMMD Kodim 0415/Jambi Bersama Warga Bersihkan Jalan di Desa Petajen

TNI-POLRI

Pastikan Berfungsi Optimal, Danramil Pasar Tinjau Pintu Air di Kelurahan Beringin

TNI-POLRI

Babinsa Pelayangan Tingkatkan Sinergi Wilayah Lewat Komsos Rutin dengan Perangkat Kelurahan

TNI-POLRI

Terima 429 Perwira Remaja Dikmapa PK, Wakasad Tekankan Penguatan SDM TNI AD Hadapi Tantangan Modern

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-12/Pasar Hadiri Minilokakarya Lintas Sektor Bahas Penurunan Stunting

TNI-POLRI

TNI AD Teguhkan Kepedulian Sosial Lewat Ribuan Hewan Kurban Idul Adha 1446 H