SRIWIJAYADAILY.COM – Urban farming kini menjadi salah satu inovasi pertanian modern yang memanfaatkan lahan perkotaan secara efisien untuk bercocok tanam. Program ini diusung Kodim 0415/Jambi sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan teladan kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan terbatas.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk, Serka Haryadi dan Koptu Kholipah, yang dengan telaten merawat tanaman terong di kawasan urban farming Kodim 0415/Jambi, Jl. Untung Suropati, Jelutung, Kota Jambi, pada Sabtu (13/9/2025).
Serka Haryadi menjelaskan bahwa perawatan tanaman merupakan tahapan penting agar hasil panen maksimal.
“Secara telaten kami merawat tanaman terong ini. Penyiraman dan penyiangan rutin dilakukan, terutama saat tidak turun hujan, agar tanaman tidak layu karena kekurangan air,” ungkapnya.
Urban farming di lingkungan Makodim 0415/Jambi menjadi tanggung jawab jajaran Koramil. Kreativitas dan inovasi prajurit juga didorong agar jenis tanaman semakin beragam, mulai dari sayuran hingga tanaman produktif lainnya.
Lebih lanjut, Serka Haryadi menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menghasilkan bahan pangan, melainkan juga sarana edukasi.
“Kami ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa dengan memanfaatkan lahan yang ada, kita bisa menghasilkan makanan sendiri dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar,” jelasnya.
Dandim 0415/Jambi, Letkol Inf Putra Nagara, S.H., M.Han., memberikan apresiasi atas kreativitas jajarannya dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Urban farming ini bukan hanya bermanfaat bagi prajurit, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat. Dengan lahan terbatas pun, kita tetap bisa berproduksi dan menjaga ketersediaan pangan. Kegiatan seperti ini sejalan dengan tugas TNI dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegas Dandim.
Dengan adanya program ini, diharapkan urban farming Kodim 0415/Jambi dapat menjadi contoh nyata sinergi TNI bersama masyarakat dalam mengembangkan pertanian di lahan terbatas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. **










