SRIWIJAYADAILY.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan ancaman serius yang dapat menimbulkan dampak luas, baik terhadap lingkungan, ekonomi, kesehatan, maupun kehidupan sosial masyarakat. Untuk itu, Babinsa Desa Aro Koramil 415-04/Muara Bulian Kodim 0415/Jambi, Serda Abdurrohman, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan tokoh masyarakat melaksanakan sosialisasi serta patroli pencegahan Karhutla, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak kebakaran lahan, sekaligus mengajak warga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Serda Abdurrohman menegaskan, Karhutla bukan hanya merusak ekosistem dan habitat makhluk hidup, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Hasil pertanian dan perkebunan bisa gagal panen, transportasi terganggu, bahkan aktivitas masyarakat lumpuh akibat kabut asap tebal.
Dari sisi kesehatan, Karhutla menyebabkan gangguan pernapasan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan penurunan kualitas udara yang membahayakan terutama anak-anak dan lansia.
“Sebagai langkah nyata, kami menghimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kelola lahan secara bijak dan ramah lingkungan. Jika menemukan titik api sekecil apa pun, segera laporkan kepada perangkat desa, Babinsa, atau pihak terkait,” tegas Serda Abdurrohman.
Ia menambahkan bahwa lapor cepat dan gerak cepat menjadi kunci utama dalam penanggulangan Karhutla. Sinergi antara TNI, masyarakat, dan aparat desa diharapkan mampu mencegah kebakaran sejak dini.
Dengan adanya sosialisasi dan patroli rutin, Babinsa berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. “Lebih baik mencegah daripada memadamkan. Mari kita jaga alam, karena alam juga menjaga kita,” pungkas Serda Abdurrohman.**










