TNI AD Tegaskan Babinsa Tidak Miliki Kewenangan Urusan Pajak, Sinergi dengan DJP Sebatas Koordinasi Babinsa Pematang Sulur Hadiri Mediasi Sengketa Tanah Waris, Dorong Penyelesaian Lewat Musyawarah Babinsa Koramil 415-12/Pasar Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Lewat Komsos Babinsa Koramil 415-12/Pasar Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Lewat Komsos Babinsa Olak Kemang Perkuat Sinergi dengan LPM Demi Kondusivitas Wilayah

Home / TNI-POLRI

Jumat, 27 Juni 2025 - 07:00 WIB

Perang 15 Hari yang Mengguncang Dunia: Iran Menang Telak Secara Strategis, Israel Bertahan Karena Campur Tangan AS — Fakta Dibalik Kebohongan Nuklir dan Rudal yang Belum Dilepaskan

Oleh : Laksma TNI (Purn) Jaya Darmawan, M.Tr.Opsla.

Teheran–Yerusalem, Juni 2025 — Perang besar selama 15 hari antara Iran dan Israel telah mengguncang dunia, membuka mata semua pihak tentang siapa sebenarnya kekuatan sejati di kawasan Timur Tengah. Jika dilihat secara jujur dan akademis, tanpa intervensi Amerika Serikat dan sekutunya, Iran jelas menang telak — baik secara strategis, stok persenjataan, maupun keberanian politik.

1. Fakta Perang: Israel Bertahan Karena Payung Barat

Selama 15 hari konflik terbuka, Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal balistik ke wilayah Israel, termasuk ke Tel Aviv dan pangkalan militer Negev. Hampir seluruhnya berhasil dicegat bukan oleh sistem Israel semata, tapi oleh jaringan pertahanan gabungan dari :

• Amerika Serikat (satelit, radar THAAD, dan F-35),

• Inggris dan Prancis (dukungan radar dan teknis),

Baca :  Babinsa Sebapo Pererat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Ujung Tanjung

• serta Yordania yang ikut membuka wilayah udaranya demi pencegatan dini.

Jika tanpa bantuan itu, sistem pertahanan Israel tidak akan mampu menghadapi gelombang rudal balistik Shahed, Zulfiqar, dan Kheibar Shekan milik Iran yang mampu menembus jarak lebih dari 1.500 km.

2. Rudal Iran: Stok Masih Tersimpan, Belum Dikeluarkan Semuanya

Salah satu fakta penting yang jarang diberitakan adalah bahwa :

• Iran hanya mengerahkan kurang dari 15% cadangan rudal jarak menengahnya.

• Rudal-rudal hipersonik dan peluncur silo bawah tanah belum digunakan.

• Iran juga belum mengaktifkan arsenal rudal bawah permukaan (submarine missile system) dan senjata drone swarming massal.

Artinya: Perang ini bukan perang total bagi Iran. Iran hanya menunjukkan “sampel kecil” dari kemampuan strategisnya.

3. Kebohongan Soal Tiga Instalasi Nuklir Iran yang Dihancurkan

Pernyataan pihak Amerika Serikat bahwa mereka telah menghancurkan tiga instalasi nuklir Iran adalah kebohongan besar yang tidak berdasar bukti teknis. Mengapa..?

Baca :  Babinsa Pasir Panjang Sambangi Pengrajin Mebel, Dukung Pengembangan UMKM

• Jika benar fasilitas nuklir Iran di Isfahan, Natanz, atau Fordow diserang dan hancur:

• Maka akan terjadi ledakan dahsyat yang memicu gelombang radiasi besar, mirip insiden Chernobyl.

• Laporan dari IAEA (Badan Energi Atom Internasional), WHO, dan Greenpeace pasti akan memunculkan status darurat global.

• Tetapi tidak ada laporan independen yang menunjukkan adanya radiasi atau evakuasi massal.

Maka klaim tersebut hanya narasi perang psikologis yang bertujuan menjaga moral publik Barat dan memanipulasi opini dunia.

4. Kemenangan Iran: Simbolik, Moral, dan Strategis

Jika ditimbang berdasarkan prinsip objektif (apple to apple), maka hasilnya sebagai berikut :

5. Seruan untuk Media dan Masyarakat Global

Masyarakat dunia harus bersikap cerdas, kritis, dan adil. Jangan menelan mentah-mentah narasi sepihak dari media besar yang telah terbukti menjadi corong propaganda militer Barat. Kita membutuhkan media alternatif yang jujur dan bertanggung jawab, serta menyuarakan fakta secara objektif — bukan berdasarkan siapa yang punya senjata nuklir atau veto di PBB.

Baca :  Danramil Jambi Selatan Hadiri Festival Harmoni Budayo 2026, Dorong Pelestarian Budaya

Penutup: Iran Menang, Israel Bertahan — Dunia Tahu Siapa yang Sebenarnya Berani dan Siapa yang Terlindung

Perang 15 hari ini membuka babak sejarah baru: kekuatan baru dari Timur telah bangkit. Bukan hanya secara militer, tetapi secara moral, keberanian, dan posisi geopolitik. Jika gencatan senjata dihormati, maka kemenangan ini menjadi milik Iran, bukan dalam arti kehancuran lawan, tetapi dalam keberhasilan mengubah wajah sejarah dan menginspirasi umat manusia bahwa kebenaran dan keberanian tetap memiliki tempat di dunia yang penuh manipulasi. (Jt54)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Progres Pembukaan Jalan TMMD di Desa Kemuning Capai 50 Persen

TNI-POLRI

Babinsa Pasir Panjang Perkuat Koordinasi Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI-POLRI

Dari Dapur ke Sekolah, Babinsa Tungkal Ilir Pastikan 2.506 Siswa Nikmati Makan Bergizi Gratis

TNI-POLRI

Kolonel Kav Hendri Dikson Sampaikan Khutbah Jumat di Masjid At-Taqwa Korem 042/Gapu: Gunakan Waktu Sebaik Mungkin!

TNI-POLRI

Babinsa Cempaka Putih Hadiri Peresmian Dapur SPPG, Fokus pada Gizi dan Stunting

TNI-POLRI

Siap Lanjutkan Perjuangan, H. Budi Setiawan Ambil Formulir Ketua DPD Golkar Kota Jambi

TNI-POLRI

Silaturahmi Babinsa dan Tokoh Agama di Ladang Peris: Menjaga Harmoni dari Akar Desa

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 1316-02/Paguyaman Dampingi Petani dalam Penjualan Gabah ke Bulog