SRIWIJAYADAILY.COM – Lokakarya mini atau Pertemuan Lintas Sektoral merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi, membangun sinergi, serta meningkatkan koordinasi antar instansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Bertempat di kantor PLKB Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, pada Jumat (12/09/2025), kegiatan Mini Lokakarya Triwulan III dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga pihak swasta. Hadir di antaranya Sekcam Batin XXIV Syaiful Amra, S.IP, Danramil 03/Ma. Tembesi diwakili Peltu Gusmadi, Kapolsek Batin XXIV diwakili Kanit Binmas Aipda Trisna Wahyu, Kades Matagual Anton Sigihartono, S.Pd, Koordinator PLKB Kurnia Ilahi, Amd. Keb, serta perwakilan perusahaan dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Peltu Gusmadi menyampaikan bahwa tujuan lokakarya adalah untuk menggalang kerja sama lintas sektoral dalam pembinaan dan pengembangan peran serta masyarakat secara terpadu. “Dengan adanya dukungan dan masukan dari lintas sektoral, pelayanan kesehatan bagi masyarakat akan semakin baik, efektif, dan berdaya guna,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat untuk memberikan informasi maupun masukan kepada petugas terkait, agar dapat menjadi bahan evaluasi dalam peningkatan pelayanan publik, terutama bidang kesehatan. “Masukan dari masyarakat sangat penting agar pelayanan semakin maju, transparan, dan dipercaya,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah program unggulan turut dibahas. Di antaranya adalah program orang tua asuh cegah stunting, serta gagasan sekolah untuk Lansia yang ditetapkan di Desa Matagual sebagai lokasi pelaksanaannya. Kedua program ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan anak serta kualitas hidup para lansia.
Peltu Gusmadi menegaskan bahwa manfaat dari pembinaan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan akan dirasakan secara langsung oleh seluruh sektor. Menurutnya, sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.**










