SRIWIJAYADAILY.COM. Prabumulih, 23 September 2025 – Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Prabumulih melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Caroline terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sidak ini menindaklanjuti instruksi Ketua Umum LAKRI Pusat. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Namun, kedatangan tim LAKRI tidak disambut baik. Di lokasi, pihak Gudang Caroline dinilai kurang kooperatif, bahkan tidak ada perwakilan yang bisa ditemui secara langsung. Kondisi ini membuat investigasi terkait transparansi penggunaan anggaran MBG tidak dapat dilakukan. Padahal, program MBG menelan anggaran cukup besar yang bersumber dari APBN.
Meski demikian, dari hasil pemantauan lapangan, distribusi MBG di wilayah Prabumulih tetap berjalan lancar dan terkendali tanpa ditemukan kejanggalan berarti.
“Kami harap program MBG di Prabumulih berjalan sesuai rencana dan tidak terjadi masalah seperti yang pernah ditemukan di daerah lain,” kata Ketua LAKRI Prabumulih, Alhadi Aziz.
Ia menegaskan, LAKRI tidak akan berhenti sampai di situ. Pihaknya akan menelusuri lebih lanjut realisasi anggaran MBG yang dikelola Gudang Caroline melalui Inspektorat. “Kami akan memastikan apakah anggaran MBG yang dilaksanakan oleh Gudang Caroline ini sudah sesuai dengan yang dianggarkan atau justru ada penyimpangan,” ujarnya.
Langkah ini, menurut Alhadi, merupakan bentuk kontrol sosial LAKRI agar pengelolaan dana publik, khususnya untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. (M.Rosyid)










