Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Dampingi Pembersihan Drainase, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan Babinsa Olak Kemang Sambangi Pedagang Ikan Sungai, Serap Aspirasi dan Dukung Pelaku UMKM Komsos Babinsa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Desa Sekati Gedang, Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Ngopi Bareng, Babinsa dan Polsek Pasar Perkuat Sinergitas TNI-Polri Demi Keamanan Wilayah Babinsa Hadiri Musyawarah Gugus Depan SDN 09/IV Kota Jambi, Dukung Pembinaan Karakter Generasi Muda Melalui Pramuka

Home / Olahraga

Minggu, 12 Oktober 2025 - 17:10 WIB

Asa Garuda Berkiprah di Piala Dunia Pupus di Ronde Keempat

SRIWIJAYADAILY.COM — Harapan Timnas Indonesia untuk berlaga di Piala Dunia 2026 resmi pupus. Skuad Garuda harus menyerah 0–1 dari Irak dalam laga ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Gol tunggal Irak dicetak Zidane Iqbal pada menit ke-76, memanfaatkan kesalahan lini belakang Indonesia. Bek Rizky Ridho kehilangan bola di area berbahaya, dan Iqbal dengan tenang menaklukkan kiper Maarten Paes lewat sepakan mendatar ke sudut gawang.

Timnas Indonesia harus menyerah 0–1 dari Irak di Jeddah sehingga harapan mereka untuk berlaga di Piala Dunia 2026 pupus. Meski bermain agresif dan menekan, Garuda gagal memanfaatkan momen keunggulan jumlah pemain setelah salah satu pemain Irak diganjar kartu merah pada menit ke-64. Kekalahan ini menutup perjalanan Indonesia di babak kualifikasi.

Baca :  Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap, Derbi Iberia Jadi Magnet Utama

Sebelumnya, Indonesia juga menelan kekalahan tipis 2–3 dari Arab Saudi dalam pertandingan perdana ronde keempat. Dua hasil negatif tersebut membuat posisi Indonesia di dasar klasemen grup tak lagi memiliki peluang untuk melaju ke fase berikutnya.

Pelatih Patrick Kluivert, yang baru ditunjuk awal tahun ini menggantikan Shin Tae-yong, menyebut bahwa skuad Garuda telah tampil disiplin namun kurang tajam dalam penyelesaian akhir.

“Kami menciptakan peluang, tapi sepak bola adalah soal mencetak gol. Anak-anak sudah berjuang maksimal,” ujar Kluivert selepas laga.

Dalam pertandingan ini, Indonesia sebenarnya unggul dalam penguasaan bola hingga 56%, namun minim efisiensi di sepertiga akhir lapangan. Upaya dari Thom Haye, Kevin Diks, dan Mauro Zijlstra masih mampu dimentahkan oleh pertahanan rapat Irak.

Kegagalan yang Perlu Jadi Pembelajaran

Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia tentu menjadi kekecewaan bagi kita semua, para pecinta sepak bola Tanah Air. Namun di balik rasa kecewa itu, kita perlu mengapresiasi perjuangan para pemain Garuda yang telah berjuang dengan segala kemampuan demi kehormatan Merah Putih.

Baca :  Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Perkuat Pengamanan Perpindahan Tahanan Lapas Kelas IIA Jambi

Sebagai masyarakat pencinta sepak bola, sikap terbaik kita adalah tetap memberi dukungan moral dan semangat kepada para pemain. Mereka telah memberikan yang terbaik di lapangan, bahkan sebagian besar di antaranya merupakan pemain keturunan yang lahir dan besar di luar negeri — namun dengan tulus memilih membela bendera Indonesia. Itu bentuk pengorbanan dan nasionalisme yang patut kita hormati.

Namun demikian, untuk tim pelatih dan pengurus PSSI perlu dilakukan evaluasi menyeluruh. Bukan dalam semangat menyalahkan, tetapi untuk memperbaiki sistem pembinaan, strategi permainan, serta manajemen sepak bola nasional agar lebih profesional dan berorientasi pada prestasi jangka panjang. Kritik yang membangun adalah wujud cinta kita terhadap sepak bola Indonesia.

Kita yakin, dari kegagalan ini akan lahir pembelajaran berharga.

Baca :  La Roja Melaju ke Semifinal, Tantang Prancis!

Garuda mungkin belum terbang tinggi hari ini, tetapi sayapnya tidak patah — hanya perlu waktu untuk kembali mengepak lebih kuat.

Untuk seluruh pemain Timnas Indonesia, tetaplah berjuang dan jangan menyerah. Kami, rakyat Indonesia, tetap bangga dan percaya — suatu saat Garuda akan terbang menuju puncak dunia.

Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia di Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

(Versi resmi PSSI – Pelatih: Patrick Kluivert)

Kiper:

Maarten Paes, Ernando Ari Sutaryadi, Emil Audero.

Bek:

Justin Hubner, Jay Idzes, Rizky Ridho, Jordi Amat, Kevin Diks, Sandy Walsh, Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, Dean James, Yance Sayuri, Eliano Reijnders.

Gelandang:

Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, Joey Pelupessy, Marc Klok, Ricky Kambuaya, Beckham Putra, Stefano Lilipaly.

Penyerang:

Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Miliano Jonathans, Egy Maulana Vikri, Yakob Sayuri, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta.

Penulis: Letkol (Purn) Firdaus

Share :

Baca Juga

Olahraga

10 Pemain, Inggris Jinakkan Meksiko dan Laju ke Perempat Final

Olahraga

La Roja Melaju ke Semifinal, Tantang Prancis!

Olahraga

Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Negara-negara Asia Mulai Waspada

Daerah

HD Buka Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021, 95 Atlet dari 9 Provinsi Berlaga

Daerah

Ketum KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan Tinjau Atlet Catur Yang Sedang Berlaga Di Porwil

Olahraga

Jambi Naik Peringkat 18 PON Papua, Budi Setiawan Bangga Atas Prestasi yang Diraih Atlet Muda

Daerah

Mat Sanusi Beri Motivasi, Barongsai Jambi Siap Ukir Prestasi di Kejurnas Bali 2025

Olahraga

Kylian Mbappé Rebut Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Cetak Rekor Baru dengan 22 Gol