Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Babinsa Beliung Hadiri Ceramah Agama di Masjid Al Ikhlas Babinsa Koramil Mersam Gotong Royong Bantu Pembangunan Rumah Warga Safari Dakwah di Prabumulih, Ustaz Jarir dan Ustaz Rofiq Fatah Ajak Jamaah Perkuat Bekal Akhirat Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Tegaskan Komitmen pada Etika dan Profesionalisme Pers Ketum PWI Pusat Ajak Keluarga Besar PWI Provinsi Jambi Jaga Kekompakan

Home / Olahraga

Minggu, 12 Oktober 2025 - 17:10 WIB

Asa Garuda Berkiprah di Piala Dunia Pupus di Ronde Keempat

SRIWIJAYADAILY.COM — Harapan Timnas Indonesia untuk berlaga di Piala Dunia 2026 resmi pupus. Skuad Garuda harus menyerah 0–1 dari Irak dalam laga ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Gol tunggal Irak dicetak Zidane Iqbal pada menit ke-76, memanfaatkan kesalahan lini belakang Indonesia. Bek Rizky Ridho kehilangan bola di area berbahaya, dan Iqbal dengan tenang menaklukkan kiper Maarten Paes lewat sepakan mendatar ke sudut gawang.

Timnas Indonesia harus menyerah 0–1 dari Irak di Jeddah sehingga harapan mereka untuk berlaga di Piala Dunia 2026 pupus. Meski bermain agresif dan menekan, Garuda gagal memanfaatkan momen keunggulan jumlah pemain setelah salah satu pemain Irak diganjar kartu merah pada menit ke-64. Kekalahan ini menutup perjalanan Indonesia di babak kualifikasi.

Baca :  Babinsa Olak Kemang Anjangsana ke Warga, Pererat Silaturahmi dan Dorong Kepedulian Lingkungan

Sebelumnya, Indonesia juga menelan kekalahan tipis 2–3 dari Arab Saudi dalam pertandingan perdana ronde keempat. Dua hasil negatif tersebut membuat posisi Indonesia di dasar klasemen grup tak lagi memiliki peluang untuk melaju ke fase berikutnya.

Pelatih Patrick Kluivert, yang baru ditunjuk awal tahun ini menggantikan Shin Tae-yong, menyebut bahwa skuad Garuda telah tampil disiplin namun kurang tajam dalam penyelesaian akhir.

“Kami menciptakan peluang, tapi sepak bola adalah soal mencetak gol. Anak-anak sudah berjuang maksimal,” ujar Kluivert selepas laga.

Dalam pertandingan ini, Indonesia sebenarnya unggul dalam penguasaan bola hingga 56%, namun minim efisiensi di sepertiga akhir lapangan. Upaya dari Thom Haye, Kevin Diks, dan Mauro Zijlstra masih mampu dimentahkan oleh pertahanan rapat Irak.

Kegagalan yang Perlu Jadi Pembelajaran

Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia tentu menjadi kekecewaan bagi kita semua, para pecinta sepak bola Tanah Air. Namun di balik rasa kecewa itu, kita perlu mengapresiasi perjuangan para pemain Garuda yang telah berjuang dengan segala kemampuan demi kehormatan Merah Putih.

Baca :  Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA Jelang FIFA Series 2026

Sebagai masyarakat pencinta sepak bola, sikap terbaik kita adalah tetap memberi dukungan moral dan semangat kepada para pemain. Mereka telah memberikan yang terbaik di lapangan, bahkan sebagian besar di antaranya merupakan pemain keturunan yang lahir dan besar di luar negeri — namun dengan tulus memilih membela bendera Indonesia. Itu bentuk pengorbanan dan nasionalisme yang patut kita hormati.

Namun demikian, untuk tim pelatih dan pengurus PSSI perlu dilakukan evaluasi menyeluruh. Bukan dalam semangat menyalahkan, tetapi untuk memperbaiki sistem pembinaan, strategi permainan, serta manajemen sepak bola nasional agar lebih profesional dan berorientasi pada prestasi jangka panjang. Kritik yang membangun adalah wujud cinta kita terhadap sepak bola Indonesia.

Kita yakin, dari kegagalan ini akan lahir pembelajaran berharga.

Baca :  Babinsa Rajawali Dukung Penutupan TPS Sampah Demi Lingkungan Bersih dan Sehat

Garuda mungkin belum terbang tinggi hari ini, tetapi sayapnya tidak patah — hanya perlu waktu untuk kembali mengepak lebih kuat.

Untuk seluruh pemain Timnas Indonesia, tetaplah berjuang dan jangan menyerah. Kami, rakyat Indonesia, tetap bangga dan percaya — suatu saat Garuda akan terbang menuju puncak dunia.

Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia di Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

(Versi resmi PSSI – Pelatih: Patrick Kluivert)

Kiper:

Maarten Paes, Ernando Ari Sutaryadi, Emil Audero.

Bek:

Justin Hubner, Jay Idzes, Rizky Ridho, Jordi Amat, Kevin Diks, Sandy Walsh, Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, Dean James, Yance Sayuri, Eliano Reijnders.

Gelandang:

Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, Joey Pelupessy, Marc Klok, Ricky Kambuaya, Beckham Putra, Stefano Lilipaly.

Penyerang:

Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Miliano Jonathans, Egy Maulana Vikri, Yakob Sayuri, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta.

Penulis: Letkol (Purn) Firdaus

Share :

Baca Juga

Daerah

Budi Setiawan Berharap Dengan Aplikasi Sportbloc, Semua Atlit yang Berprestasi Ada Datanya

Nasional

Menpora Puji Kualitas Timnas Asuhan Shin Tae-Yong

Daerah

Ketum KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan: Sportbloc Permudah Persiapan Porprov XXIV Tahun 2026

Daerah

Putra Tanjab Barat M. Zikri Hidayaturahman Lolos Seleksi Futsal Tahap Regional, Wakili Provinsi Jambi

Nasional

Kalahkan Singapura 4-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2020

Olahraga

KONI Jambi Resmi Buka Kejurprov Tenis Meja 2025, Siap Lahirkan Atlet Menuju Kancah Nasional

Olahraga

Garuda Muda Raih Emas Sepak bola Di SEA Games 2023 Setelah Hancurkan Thailand

Olahraga

Budi Setiawan : Kejuaraan Tarung Derajat Pengprov Jambi Ajang Menjaring Atlet Baru