Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota

Home / Nasional

Selasa, 15 Februari 2022 - 17:09 WIB

Warga Penyandang Disabilitas Dapat Kaki Palsu Dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123

Warga Penyandang Disabilitas Dapat Kaki Palsu Dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123 (SRIWIJAYADAILY)

Warga Penyandang Disabilitas Dapat Kaki Palsu Dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123 (SRIWIJAYADAILY)

SRIWIJAYADAILY.CO.ID, Elikobel – Tete Natalie (45), warga Kampung Bupul 1, Distrik Elikobel Kab. Merauke tidak mengira jika dirinya akan mendapatkan kaki palsu secara cuma-cuma dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW di Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day. Tete merupakan warga yang kesehariannya bertani, kakinya diamputasi karena sakit diabetes yang pernah di deritanya. Tete senang dengan kaki palsu ini dirinya tidak perlu menggunakan alat bantu.

Bantuan kaki palsu secara langsung diberikan oleh Dansatgas Yonif 123/RW Letkol Inf Goklas Pirtahan Silaban,  Selasa (15/02/2022).

Dansatgas Yonif 123/RW mengatakan pemberian kaki palsu ini bertepatan dengan hari kasih sayang, dengan momen tersebut TNI ingin mengungkapkan rasa kasih sayang kepada warga dan sebagai wujud kepedulian  kepada masyarakat  perbatasan.

Baca :  Babinsa Koramil Muara Tembesi Berikan Pembekalan Persyaratan Administrasi Pendaftaran TNI kepada Siswi MAN 2 Batanghari

“Berawal saudara Tete ini berobat ke Pos karena alami luka ringan dan ditangani oleh Dokter Satgas, pada saat itu dia menggunakan (tongkat) alat bantu berjalan. Melihat hal itu, kemudian menanyakan kepada saudara Tete sebab terjadinya amputasi pada kakinya, dan mengatakan sebab amputasi karena sakit diabetes dan iya tetap harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” kata Dansatgas.

Baca :  Tapir Masuk Kampung, Nurani Jangan Ikut Tersesat

Melihat hal itu TNI dari Satgas 123 Rajawali berinisiatif untuk memberikan kaki palsu dan esoknya dengan didampingi dokter Satgas langsung dilakukan konsultasi bagian Orthopaedi  RSUD Kab. Merauke dan proses pengukuran pembuatan kaki palsu di lakukan di Klinik Ganesa Husada Merauke. Dan proses pembuatannya dibutuhkan waktu hingga 1 bulan.

Sambil menangis haru Tete Natalie mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Dansatgas beserta Prajurit Satgas yang telah peduli pada kondisinya dan memberikan kaki palsu secara gratis.

“Terima kasih Bapak Komandan dan Pasukan TNI Yonif 123/Rajawali yang telah memberikan kaki palsu kepada saya, dan sangat peduli dengan kami, semoga Bapak TNI khususnya Prajurit Yonif 123/RW selalu diberkahi Tuhan dan sukses dalam tugas,” ucap Tete sambil mengusap air mata.

Baca :  Babinsa Koramil 415-12/Pasar Serap Aspirasi Pedagang Es Kelapa Muda Lewat Komsos

Kini saudara Tete dapat berjalan dengan normal meskipun masih belajar dan menyesuaikan pada kaki palsunya, dan dia bisa beraktifitas secara normal untuk terus berjuang menafkahi keluarganya.

Hadir pada saat penyerahan tersebut Kepala Kampung Sipias, Pendeta gereja Siloam Gerisar dan Tokoh Masyarakat serta keluarga besar Tete Natalie.

Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih.

Share :

Baca Juga

Nasional

Jelang Pilkada Serentak, Danramil Mersam Berharap Pahami Sedini Mungkin Potensi Masalah

Daerah

Empat Warga Kotabaru Meninggal Dunia Akibat Terdampak Pergerakan Tanah

Nasional

Kapok Sahli Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Pelatihan Dan Sertifikasi Alat Berat Untuk OAP Di Denzipur 10/KYD

Nasional

Ciptakan Rasa Aman, Babinsa Koramil 10/ Jambi Selatan Melaksanakan Pos Pam Ketupat

Nasional

Mayor Widi : Bahaya Radikalisme Harus Dipahami Generasi Muda

Nasional

Wakili Dandim, Kasdim OKU Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapan Menghadapi Bencana Alam

Nasional

Atasi Kesulitan Masyarakat Dandim 0409/RL Datangi Rumah Warga Alami Keterbatasan

Nasional

Babinsa Tanjung Johor Dampingi Penilaian PHBS Tingkat Kecamatan Pelayangan