Jaga Kondusivitas Wilayah, Tiga Pilar Kelurahan Lingkar Selatan Gelar Komsos dan Monitoring Malam Hari Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Koramil 415-12/Pasar Ikuti Pembongkaran TPS di Kelurahan Pasar Pererat Kedekatan dengan Warga, Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Gelar Anjangsana di Desa Ibru Babinsa Tanjung Raden Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Demi Jaga Kerukunan dan Keamanan Wilayah Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Beliung Monitor Pemasangan CCTV Tingkatkan Keamanan Lingkungan

Home / Nasional

Kamis, 10 Februari 2022 - 09:34 WIB

Lulus Uji Klinis, Vaksin Merah Putih akan Digunakan untuk Dosis Lanjutan

Sriwijayadaily

Vaksin Merah Putih yang kini tengah dilakukan Uji Klinis Fase-1, rencananya begitu lulus akan digunakan untuk vaksinasi dosis ketiga (booster) atau lanjutan.

Pemerintah Indonesia, sangat mendukung pengembangan dan percepatan vaksin COVID-19 produk dalam negeri, Vaksin Merah Putih, agar dapat segera dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat luas.

Hadirnya Vaksin Merah Putih, sebagai wujud kemajuan dan kemandirian bangsa dalam penanganan virus COVID-19 dan juga upaya untuk mendorong tercapainya ketahanan nasional.

Hal tersebut, dikatakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, saat memberikan sambutan dalam Acara Pencanangan Uji Klinis Fase-1 Vaksin Merah Putih di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rabu (9/2/2022).

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

“Vaksin Merah Putih nantinya selain digunakan sebagai vaksin booster (lanjutan/dosis ketiga), juga akan dihibahkan kepada negara-negara tetangga, khususnya di benua Afrika yang memiliki kendala dalam vaksinasinya,” kata Menko Muhadjir.

Sebelum Uji Klinis Fase 1, telah dilewati uji pra klinis 1 dan 2 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM). Sebanyak 90 relawan antara 18 sampai 60 tahun tergabung dalam Uji Klinis Fase 1 itu.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Bila sukses, Fase 2 melibatkan 400 relawan dan Fase 3 sebanyak 5.000 relawan. Setelah ketiga fase uji klinis ini gol, maka bisa disuntikkan untuk umum pada pertengahan tahun ini.

Vaksin Merah Putih juga sudah mengantongi sertifikat halal tujuh Februari 2022 sampai 6 Februari 2026. Seperti diketahui, terdapat tujuh lembaga pengembang Vaksin Merah Putih, yakni tim dari Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Teknologi Banding (ITB), Universitas Indonesia (UI).

Baca :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Kemudian Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Padjadjaran, dan tim Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang saat ini juga sudah melebur ke dalam BRIN.

Dari ketujuh Lembaga yang mengembangkan vaksin Merah Putih, pengembangan yang dilakukan oleh Unair bersama PT Biotis memiliki perkembangan paling cepat yang mana pada Rabu (9/2/2022) dilakukan uji klinis di RSUD Soetomo.

Share :

Baca Juga

Nasional

Dandim 0419/Tanjab Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci Di TMP Yudha Satria

Nasional

Melayat Kerumah Duka, Danrem 042/Gapu : Almarhum Sertu Saharuddin Adalah Sosok Prajurit Yang Disiplin Dan Berdedikasi Tinggi

Nasional

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan Berbagai Fasilitas Pada Rangkaian Kunjungan Kerja Ke IKN

Nasional

Jabatan Danrem Akan Diserahterimakan, Tim Verifikasi Itdam II/Swj Kunjungi Korem 042/Gapu

Nasional

Gotong Royong Harus Tetap Dilestarikan Untuk Bangsa

Nasional

Ini Alasan Desa Kembang Seri Baru Ditunjuk Sebagai Sasaran Program TMMD ke 115 Kodim 0415 Jambi

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Acara Grand Launching App ETWP –  AD dan Penyerahan Simbolis GAM PNS TNI AD Melalui Vicon

Nasional

Kodam XVII/Cenderawasih Semarakkan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Di Bawah Laut