Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Rangkul Pemuda, Perkuat Kesadaran Jaga Kamtibmas Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Patroli Terpadu Bersama Tim Karhutla dan Warga Babinsa Koramil 415-12/Pasar Bersama Dinsos dan Pemerintah Kelurahan Evakuasi ODGJ Secara Humanis Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat, Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Gelar Komsos di Sungai Putri Semarak HUT ke-1 Kodam XX/TIB, Kodim 0415/Jambi Gelar Jalan Santai Bersama Keluarga Besar TNI

Home / Nasional

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:37 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

JAKARTA — Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil melalui sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (19/3/2026).

“Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers usai sidang isbat.

Penetapan tersebut didasarkan pada kriteria visibilitas hilal yang disepakati oleh MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Berdasarkan paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag, posisi hilal pada 29 Ramadan atau Kamis (19/3/2026) di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria tersebut. Ketinggian hilal tercatat berkisar antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, sedangkan sudut elongasi berada di kisaran 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

“Secara hisab, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” kata Menag.

Selain itu, pemantauan hilal yang dilakukan di 117 titik pengamatan di seluruh Indonesia juga tidak berhasil melihat hilal di satu pun lokasi.

“Laporan yang diterima dan telah dikonfirmasi menunjukkan bahwa tidak ada satu pun titik yang berhasil melihat hilal,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Menag mengajak umat Islam untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta menjaga stabilitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca :  Pesta Gol di Pakansari! Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1 pada Laga Perdana Piala AFF 2026

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Mari kita jaga ketenangan, keamanan, dan kebersamaan selama masa Lebaran,” tuturnya.

Sidang isbat turut dihadiri sejumlah pihak, antara lain perwakilan DPR, Majelis Ulama Indonesia, organisasi kemasyarakatan Islam, pakar astronomi dan falak, serta perwakilan lembaga seperti BMKG, BRIN, BIG, Observatorium Bosscha, dan Planetarium Jakarta. (Humas Setneg)

Share :

Baca Juga

Nasional

Cegah Stunting, Babinsa Koramil 03/MT dan Petugas Kesehatan Puskesmas Durian Luncuk Kawal Kesehatan Balita

Nasional

Publicity Ambasador HWPL Asal Jambi-Indonesia, Ajak Mahasiswa Suarakan Pesan Damai

Nasional

Kasad Terima Penobatan Gelar Adat Raja Sonbai

Nasional

Sambangi Pengrajin Kayu, Babinsa Motivasi Tingkatkan Kewirausahaan

Nasional

Satgaswil Kodim Yalimo Yonif R 142/KJ Tiba Di Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih : Tingkatkan Kemanunggalan TNI Rakyat

Nasional

Aksi Satgas Yonif 310/KK Perbaiki Jembatan Yang Rusak Bersama Masyarakat

Nasional

Empat Jabatan Strategis di TNI AD Diserahterimakan

Nasional

Berharap Air Bersih Dari Sumur Bor Dapat Dialirkan ke Rumah Warga