JAMBI — DPD PEPABRI Provinsi Jambi terus mematangkan persiapan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 PEPABRI Tahun 2026. Persiapan tersebut ditandai dengan rapat Panitia Pelaksana yang digelar Senin, 24 Agustus 2026, di Gedung Serba Guna Tugu Juang Kota Jambi.
Rapat diikuti Anggota Wantimbda, Pengurus DPD PEPABRI Provinsi Jambi serta seluruh Panitia Pelaksana HUT ke-67 PEPABRI.
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara terarah, tertib, efisien dan terkoordinasi.
Sejumlah agenda dibahas, mulai dari pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing bidang, kesiapan setiap seksi, koordinasi antarseksi, pemantapan rangkaian kegiatan, inventarisasi kebutuhan hingga penyiapan teknis pelaksanaan.
Ketua DPD PEPABRI Provinsi Jambi, Kolonel (Purn) Bunadi, menekankan agar seluruh panitia tidak sekadar mengejar banyaknya kegiatan maupun jumlah peserta.
Menurutnya, kualitas, manfaat dan nilai dari setiap kegiatan harus menjadi prioritas.
“Dalam pelaksanaan kegiatan, kita harus meningkatkan kualitas, bukan hanya kuantitas. Yang penting bukan semata-mata banyaknya kegiatan atau jumlah peserta, tetapi bagaimana kegiatan tersebut memberikan manfaat, memiliki nilai dan meninggalkan kesan yang baik bagi keluarga besar PEPABRI.”
Bunadi mengatakan, setiap kegiatan harus dipersiapkan secara matang, memiliki tujuan yang jelas serta memberikan manfaat bagi organisasi dan keluarga besar PEPABRI.
Ia juga mengingatkan seluruh panitia untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat. Tidak boleh ada bidang yang bekerja sendiri-sendiri karena keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kita ingin HUT ke-67 ini dilaksanakan secara sederhana namun berkualitas, tertib, bermakna dan mampu memperkuat rasa persaudaraan. Jangan sampai kita hanya mengejar ramai, tetapi substansi dan manfaat kegiatan justru terabaikan.”
Sementara itu, Ketua Pelaksana HUT ke-67 PEPABRI Provinsi Jambi, Peltu (Purn) H. Mujiono, menegaskan bahwa seluruh panitia harus segera bergerak sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Menurut Mujiono, keberhasilan pelaksanaan HUT ke-67 PEPABRI sangat ditentukan oleh kesiapan setiap bidang serta kemampuan panitia membangun komunikasi dan koordinasi sejak tahap awal.
“Setelah SK Panitia ditetapkan dan rapat pertama dilaksanakan, seluruh bidang harus segera bekerja sesuai tugasnya. Jangan menunggu sampai mendekati hari pelaksanaan. Setiap perkembangan perlu dilaporkan dan setiap kendala harus segera dikoordinasikan agar dapat dicarikan solusinya.”
Mujiono mengatakan, panitia tidak boleh bekerja secara parsial. Seluruh bidang harus saling mendukung karena masing-masing memiliki keterkaitan dengan rangkaian kegiatan lainnya.
“Kita ini satu panitia, satu tujuan dan satu tanggung jawab. Kalau ada satu bidang yang mengalami kendala, jangan dibiarkan berjalan sendiri. Mari kita bantu dan koordinasikan bersama. Dengan kebersamaan, Insyaallah seluruh rangkaian HUT ke-67 dapat terlaksana dengan baik.”
Ia juga mengingatkan setiap seksi agar memperhatikan aspek teknis, administrasi, waktu pelaksanaan dan kebutuhan dukungan sejak awal.
Menurutnya, rapat lanjutan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, harus dimanfaatkan untuk melihat secara konkret sejauh mana kesiapan masing-masing bidang.
“Pada rapat tanggal 29 Agustus nanti, kita harapkan masing-masing seksi sudah membawa laporan perkembangan. Kita ingin mengetahui apa yang sudah selesai, apa yang masih dalam proses dan apa kendalanya. Dengan demikian, keputusan yang diambil bukan sekadar pembahasan, tetapi langsung menghasilkan langkah tindak lanjut.”
Mujiono berharap seluruh panitia bekerja dengan semangat pengabdian, kekompakan dan rasa tanggung jawab sehingga peringatan HUT ke-67 PEPABRI di Provinsi Jambi dapat berlangsung sederhana, tertib, berkualitas, bermakna dan memberikan manfaat.
Senada dengan Ketua DPD dan Ketua Pelaksana, Kabid Kesejahteraan DPD PEPABRI Provinsi Jambi, Kolonel (Purn) M. Nurdin, menegaskan pentingnya soliditas dan kerja sama seluruh panitia.
Menurutnya, setiap seksi merupakan bagian dari satu kesatuan yang memiliki tujuan sama, yakni menyukseskan HUT ke-67 PEPABRI.
“Kita berharap seluruh panitia dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, saling mendukung dan berkoordinasi. Jangan sampai ada bidang yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus menjadi satu kesatuan untuk menyukseskan HUT ke-67 PEPABRI.”
M. Nurdin berharap momentum HUT ke-67 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, peringatan tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas serta memperkuat rasa persaudaraan keluarga besar PEPABRI, khususnya para purnawirawan dan warakawuri TNI-POLRI.
Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Tahun 2026 mengusung tema:
“MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA.”
Tema tersebut menjadi pijakan dalam seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus mengingatkan keluarga besar PEPABRI terhadap nilai-nilai perjuangan, persatuan, kebersamaan, silaturahmi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Karena itu, pelaksanaan HUT ke-67 di Provinsi Jambi diarahkan tidak hanya sebagai agenda tahunan organisasi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat ikatan kebersamaan dan menunjukkan kontribusi PEPABRI kepada masyarakat.
Rapat Lanjutan 29 Agustu
Sebagai tindak lanjut rapat 24 Agustus, Panitia Pelaksana akan kembali menggelar rapat pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Rapat lanjutan akan difokuskan pada evaluasi perkembangan masing-masing seksi, tindak lanjut keputusan rapat sebelumnya, pemantapan kesiapan teknis, inventarisasi kendala serta penyusunan solusi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi.
Seluruh ketua dan anggota seksi diminta menyiapkan laporan perkembangan bidang masing-masing sehingga rapat dapat berlangsung efektif dan menghasilkan keputusan yang konkret.
DPD PEPABRI Provinsi Jambi memastikan koordinasi dan evaluasi akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan siap dilaksanakan.
Dengan semangat “Menguatkan Api Perjuangan dan Persatuan Bangsa”, HUT ke-67 PEPABRI diharapkan menjadi momentum yang sederhana namun bermakna—memperkuat persaudaraan, menjaga nilai perjuangan dan menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga besar PEPABRI serta masyarakat. (BL)










