BATANGHARI – Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang menjadi kemampuan dasar setiap Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Babinsa dapat mengetahui secara langsung kondisi sosial, perkembangan situasi, serta berbagai persoalan yang dihadapi warga sehingga langkah pembinaan dan penyelesaian masalah dapat dilakukan secara tepat.
Sebagai implementasi tugas kewilayahan tersebut, Babinsa Koramil 415-02/Mersam Kodim 0415/Jambi, Serma A.M. Simanjuntak, melaksanakan komunikasi sosial dengan mengunjungi rumah warga binaan di Desa Rawa Mekar, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Selasa (14/7/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, Babinsa berdialog bersama warga mengenai kondisi lingkungan, aktivitas masyarakat, hingga berbagai perkembangan yang terjadi di desa. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara TNI dan warga di wilayah binaan.
Serma A.M. Simanjuntak menegaskan bahwa sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk terus memantau perkembangan situasi di desa agar setiap potensi permasalahan dapat dideteksi sejak dini dan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Sudah menjadi kewajiban kami sebagai Babinsa untuk selalu mengetahui perkembangan situasi wilayah binaan, baik kegiatan masyarakat maupun berbagai kendala yang dihadapi warga. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat segera dikoordinasikan sehingga penyelesaiannya lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Serma A.M. Simanjuntak juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak musim kemarau. Ia mengimbau warga untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar serta lebih bijak dalam memanfaatkan sumber air bersih yang tersedia.
Selain itu, warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat desa maupun Babinsa apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di sekitar lingkungan mereka. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan menimbulkan kerugian ekonomi.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada penanggulangan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta saling mengingatkan agar tetap waspada selama musim kemarau,” tambahnya.
Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan hubungan harmonis antara Babinsa dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terjalin menjadi modal utama dalam menciptakan wilayah yang aman, kondusif, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau. (Pendim 0415/Jambi)










