Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Daerah

Jumat, 14 Januari 2022 - 10:12 WIB

Harga Sembako di Riau Dipantau Secara Berkala

Sriwijayadaily

Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Riau menyatakan komitmen untuk terus melakukan pemantauan harga sembako secara berkala. Hal ini terkait naiknya harga minyak goreng yang belakangan juga diikuti naiknya harga telur dan daging ayam di Riau.

“Ke depan, Bank Indonesia bersama TPID di wilayah Riau akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga berbagai komoditas tersebut dan mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan harga. Di samping itu, TPID akan terus melakukan upaya peningkatan pasokan komoditas strategis melalui Kerja sama Antar Daerah (KAD) dengan daerah produsen,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau M Cahyaningtyas, Kamis (13/1/2022).

Baca :  Silaturahmi Lintas Partai, Membangun Komunikasi Politik yang Harmonis di Kota Jambi

Dia menambahkan, selain harga minyak goreng yang tinggi, berkuranganya pasokan membuat harga telur dan daging ayam turut mengalami kenaikan. Meski dimikian secara keseluruhan ketersediaan sembako di Riau masih stabil hingga pekan kedua Januari 2022.

“Berdasarkan hasil pemantauan kami, perkembangan harga dari Survey Pemantauan Harga (SPH) Bank Indonesia sampai dengan minggu ke-2 Januari harga berbagai komoditas di Riau secara umum masih terkendali,”terangnya.

Baca :  Inovasi Batik Tapis, Upaya Menjaga Tradisi Lampung Tetap Relevan

Dia menambahkan, untuk harga komoditas beras stabil, dan memang terdapat peningkatan harga pada beberapa komoditas diantaranya telur ayam dan daging ayam ras.

Peningkatan tersebut terindikasi karena adanya keterbatasan pasokan dari pasca periode liburan Natal dan Tahun Baru. Di samping itu, harga pakan jagung yang meningkat juga turut mendorong kenaikan harga telur daging ayam.

Dijelaskan pula bahwa kenaikan harga telur dan daging ayam tidak hanya di Riau, tapi juga di daerah lain seperti Sumut dan Sumbar yang terpantau juga mengalami kenaikan.

Baca :  Senkom Mitra Polri Kota Jambi Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Semangat Pengabdian di Bulan Ramadan

Sementara itu, lanjut Tyas, hasil pemantauan dari TPID, distribusi daging ayam dari pemasok terpantau masih lancar. Namun terdapat hambatan pada pasokan telur ayam sejak akhir Desember terkait penyaluran Bansos Non Tunai kepada masyarakat yang salah satu komponennya adalah telur ayam.

Harga daging ayam yang meningkat masih berada pada kisaran harga acuannya yaitu Rp.35.000/kg. Sementara, harga telur ayam terindikasi mulai menurun pada minggu ke-2 Januari 2022, seiring mulai membaiknya pasokan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Ramai Didatangi Warga, Budi Setiawan : “Mudahan-mudahan Saya Bisa Bermanfaat Untuk Masyarakat Kota Jambiā€

Daerah

Disbudpar Jambi Besarkan Upacara Pertempuran Simpang Tiga Sipin sebagai Warisan Sejarah Daerah

Daerah

Ketua DPRD Muara Enim Dorong Pemerintah Pusat Segera Salurkan DBH

Daerah

Anjangsana PEPABRI dan FKPPI Provinsi Jambi Merajut Keakraban di Tengah Kebersamaan

Daerah

Koperasi Merah Putih Talang Jauh Teken MoU Legalitas dengan Notaris, Perkuat Tata Kelola Kelembagaan

Daerah

Islam Ajarkan Kebersihan Lahir dan Batin, LDII Tambaksari Gelar Kajian Hadist Thoharoh

Daerah

Ketua DPD Pepabri Jambi Ajak Anggota Fokus pada Kebersamaan Pasca Pilkada

Daerah

Mudik 2022, Pengendara Dihimbau tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol