Jambi — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Jambi menggelar Rapat Konsolidasi bersama seluruh Ketua LDII tingkat kecamatan se-Kota Jambi. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Hamid, Kecamatan Kota Baru ini bertujuan untuk menyatukan visi, memperkuat silaturahmi, serta memantapkan peran sosial dan dakwah LDII di tengah masyarakat.
Rapat ini dihadiri langsung oleh Dewan Penasihat LDII Kota Jambi, H. Nurhamid Hadi, Ketua DPD LDII Kota Jambi, H. Sukarno, serta seluruh Ketua Pimpinan Cabang (PC) dari tiap kecamatan.
Dalam pertemuan tersebut, para ketua menyampaikan laporan kegiatan masing-masing wilayah, mulai dari pengajian rutin, kerja bakti lingkungan, kegiatan sosial, hingga silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.
Ketua DPD LDII Kota Jambi, H. Sukarno, menegaskan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program kerja.
“Dengan adanya Rapat Konsolidasi ini, kita dapat menyatukan visi dan saling memberikan masukan untuk kemajuan organisasi. Sehingga peran LDII di masyarakat bisa berjalan lebih maksimal dan dirasakan manfaatnya,” ungkapnya, Minggu (6/7)
Sementara itu, Dewan Penasihat LDII Kota Jambi, H. Nurhamid Hadi, mengingatkan pentingnya menjalankan amanah organisasi dengan ketulusan hati dan semangat dakwah yang menyejukkan.
“LDII selalu mengedepankan dakwah yang sejuk. Dalam menjalankan amanah, hendaknya dilakukan dengan hati yang ikhlas. Karena dengan keikhlasan, insyaAllah setiap usaha kita bernilai pahala. Selain itu, penting untuk selalu bermusyawarah agar setiap persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik,” pesannya.
Rapat berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat persaudaraan. Seluruh peserta menyepakati pentingnya memperkuat kerja sama antar pengurus dalam menghadirkan LDII sebagai lembaga yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan umat dan daerah.
Acara ditutup dengan doa bersama serta harapan agar LDII Kota Jambi terus menjadi garda terdepan dalam dakwah Islam yang ramah, inklusif, dan membangun. (Mr/red)










