SRIWIJAYADAILY.COM — Solidaritas warga Nias di perantauan kembali terlihat nyata. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPN Provinsi Jambi bersama DPC PPN Kota Jambi serta PTKN Provinsi dan Kota Jambi menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di RT 10, Desa Simpang Limo, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Senin (2/3/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Ama Eko Zega, Ama Ezra Waruwu, serta warga lain yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam, 21 Februari 2026.
Kebakaran menghanguskan empat rumah semi permanen milik Ahmad Jais (54), Perianus Zega (53), Helmiadi (52), dan Yanuari Waruwu (32). Berdasarkan keterangan warga, api diduga berasal dari korsleting instalasi listrik di rumah Perianus Zega sekitar pukul 21.30 WIB.
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya. Warga bersama tim pemadam kebakaran dari PT PSUT, Sekernan, dan Jambi Luar Kota berupaya memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp600 juta.
Ketua PPN Kota Jambi, Donal Yuridis Gea, mengatakan kehadiran organisasi masyarakat Nias tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan.
“Kami ingin keluarga yang terdampak merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Bantuan ini adalah wujud kebersamaan dan solidaritas kami,” ujarnya.
Ketua PTKN Kota Jambi, Teheziduhu Hia, menyampaikan harapan agar keluarga korban tetap tabah menghadapi cobaan. Hal senada disampaikan Sekretaris DPW PPN Provinsi Jambi, Yustinus Zebua, yang mengajak warga Nias di perantauan untuk terus memperkuat persaudaraan dan saling peduli.
Ketua PTKN Provinsi Jambi, AKBP (P) Matinus Gulo, mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penggalangan bantuan. Menurutnya, solidaritas menjadi kekuatan utama masyarakat Nias di tanah rantau.
Ketua DPW PPN Provinsi Jambi, Urbanus Tafonao, juga menyampaikan rasa bangga atas kebersamaan tersebut. Ia menegaskan bahwa semangat persaudaraan harus terus dijaga dalam situasi apa pun.
Sementara itu, perwakilan keluarga korban menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka berharap kebaikan para donatur mendapat balasan yang setimpal.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah tinggal. Di tengah kerugian yang besar, semangat gotong royong dan solidaritas sosial kembali menjadi penguat bagi warga yang terdampak. (Rosyid/red)










