Jambi Timur, sriwijayadaily.com — Pemerintah Kota Jambi menggelar operasi pasar menjelang bulan suci Ramadhan sebagai langkah stabilisasi harga dan ketersediaan kebutuhan pokok. Kegiatan itu berlangsung di Jalan Kerajaan Melayu, Lapangan Langit Biru RT 04, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Jambi Timur, Senin, 9 Februari 2026.
Danramil 415-11/Jambi Timur Kodim 0415/Jambi, Mayor Infanteri Ibnu Hajar, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi Nela Erfina, perwakilan Bulog Provinsi Jambi, Camat Jambi Timur, serta para lurah se-kecamatan.
Dalam operasi pasar itu, pemerintah menyediakan sekitar 703 paket sembako. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, dan satu kaleng susu kental manis. Paket tersebut dijual seharga Rp112 ribu, di bawah harga pasar.
Mayor Ibnu Hajar mengatakan, menjelang Ramadhan biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga. “Operasi pasar ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama warga kurang mampu,” ujarnya.
Menurut dia, kebutuhan pokok merupakan komponen sensitif dalam stabilitas sosial. Karena itu, intervensi pemerintah dinilai perlu untuk mengendalikan inflasi daerah dan memastikan distribusi berjalan lancar.
Wali Kota Jambi Maulana menegaskan operasi pasar merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi sekaligus bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat menjelang Ramadhan. Ia berharap program tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga.
Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan terhadap langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama pada momentum meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat.
Operasi pasar berlangsung tertib dengan antusiasme warga yang memanfaatkan paket sembako bersubsidi tersebut. Pemerintah berharap langkah serupa dapat menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan barang penting selama Ramadhan. (Kabul/red)










