MUARA BULIAN, sriwijayadaily.com – Di tengah rutinitas tugas kewilayahan, Babinsa dituntut tidak hanya hadir sebagai aparat, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Salah satu caranya adalah melalui komunikasi sosial (Komsos), metode pembinaan teritorial yang menjadi jembatan interaksi antara TNI dan warga.
Hal itu dilakukan Sertu Ahmad Jaiz, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Kodim 0415/Jambi, saat melaksanakan Komsos bersama warga RT 06 Dusun III, Desa Mekarsari Nes, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Selasa, 10 Februari 2026.
Bagi Ahmad Jaiz, Komsos bukan sekadar kegiatan rutin. Ia menjadi ruang untuk mengenal warga lebih dekat, menyerap aspirasi, sekaligus memantau perkembangan situasi di wilayah binaan. Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, Babinsa dapat memahami persoalan riil yang dihadapi warga.
“Komsos bertujuan menjalin silaturahmi, mencari informasi, serta mengetahui kondisi terkini di desa binaan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di lingkungan masyarakat harus terasa nyata. Melalui anjangsana dari rumah ke rumah, hubungan emosional dapat terbangun secara alami. Pendekatan personal semacam ini dinilai efektif menciptakan kepercayaan antara aparat dan warga.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semakin intens komunikasi terjalin, semakin mudah pula Babinsa menjalankan fungsi pembinaan teritorial, baik dalam menjaga keamanan lingkungan maupun mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
Di tengah tantangan sosial yang kian beragam, keberadaan Babinsa sebagai mitra warga menjadi sangat penting. Bukan hanya sebagai penyampai pesan pemerintah, tetapi juga sebagai pendengar yang peka terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui Komsos yang berkesinambungan, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Kedekatan itulah yang pada akhirnya menjadi modal utama dalam mewujudkan wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif. (Kabul/red)










