Jambi, SriwijayaDaily.com – Di tengah dinamika permukiman yang kian padat, sengketa batas tanah masih menjadi persoalan yang kerap memicu ketegangan antarwarga. Namun, di Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, upaya penyelesaian damai kembali menjadi pilihan utama. Melalui mediasi terbuka yang melibatkan unsur pemerintah, TNI, dan Polri, konflik antara warga bernama Bapak Toni dan Ibu Sumirah akhirnya diarahkan menuju jalan yang lebih sejuk.
Mediasi yang digelar pada Rabu (26/11/2025) itu menghadirkan Babinsa Talang Banjar Koramil 415-11/Jambi Timur Kodim 0415/Jambi, Kopda Ramadhan Deto Maradeo, yang sejak awal turut mengawal proses secara aktif. Persoalannya sederhana namun sensitif: batas kepemilikan tanah yang saling bersinggungan antara dua tetangga. Sebelumnya, masalah ini sudah dibahas di kantor kelurahan dan bahkan dilakukan pengukuran ulang untuk memperjelas keabsahan garis batas.
Di ruang mediasi itu hadir Lurah Talang Banjar Hery Rusadi, Bhabinkamtibmas Bripka Vio Ruccy, Ketua RT 14, serta kedua pihak yang bersengketa. Kehadiran mereka mencerminkan satu hal: penyelesaian tidak lagi sekadar urusan privat, tetapi wujud tanggung jawab bersama menjaga ketertiban lingkungan.
“Kami dari Koramil akan terus mendampingi proses ini hingga menemukan titik terang agar tidak terjadi konflik terbuka. Penyelesaian tetap mengedepankan musyawarah serta asas kekeluargaan,” ujar Kopda Deto, tegas namun menenangkan.
Situasi mediasi berjalan kondusif. Tidak ada suara meninggi, tidak ada gestur emosional yang mengeskalasi suasana. Yang tampak justru kehendak kedua pihak untuk menemukan titik temu, meski langkah damai tidak selalu mudah ditempuh.
Pendekatan dialog seperti ini dinilai lebih bijak. Ia bukan semata menyelesaikan persoalan administratif, tetapi turut merawat hubungan sosial yang menjadi denyut utama kehidupan bertetangga. Jika sengketa berakhir buruk, retaknya bukan hanya batas tanah, tapi juga ikatan komunitas.
Dengan mediasi ini, harapannya kedua pihak dapat menerima hasilnya dengan lapang dada. Lebih jauh lagi, semangat kebersamaan warga Talang Banjar tetap terjaga, memastikan lingkungan tetap aman, tertib, dan harmonis.**










