TELANAIPURA, sriwijayadaily.com — Upaya memperkuat pembinaan teritorial oleh Babinsa terus diperluas, tidak hanya dalam ranah kemiliteran tetapi juga dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Salah satu bentuk nyata dari pembinaan ini adalah melalui Komunikasi Sosial (Komsos), yang kali ini menyasar dunia pendidikan. Babinsa Kelurahan Legok Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Serma Rudiyanto, menggelar Komsos bersama wali murid di SD Negeri 26 Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, pada Rabu (04/02/2026).
Dalam suasana yang santai namun penuh makna, Babinsa berbincang langsung dengan para ibu-ibu wali murid dan warga RT 18 terkait pentingnya peran serta orang tua dalam pembinaan karakter anak. Komsos kali ini menjadi ruang diskusi terbuka mengenai pengawasan anak dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan rumah dan pergaulan mereka. Sebagai upaya untuk menciptakan kedekatan emosional antara aparat kewilayahan dan masyarakat, Babinsa juga menyampaikan hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak, mengingat tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan saat ini.
Serma Rudiyanto menekankan, belakangan ini banyak permasalahan yang melibatkan anak-anak di dunia pendidikan, baik di tingkat SD hingga SMA. Permasalahan ini, menurutnya, menunjukkan bahwa faktor utama dalam pembentukan karakter dan sikap anak adalah pengaruh dari keluarga. Orang tua memiliki peran sentral dalam memberikan bimbingan dan pengawasan kepada anak, terutama ketika mereka berada di rumah maupun bergaul dengan teman-teman sebaya.
“Penting untuk orang tua tidak hanya membela anak mereka saat menghadapi masalah, namun juga menyelidiki secara objektif akar persoalan tersebut. Pendekatan yang bijaksana dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan akan menghindarkan masalah semakin besar,” ujar Serma Rudiyanto dalam diskusinya.
Melalui kesempatan ini, Babinsa mengajak para wali murid untuk membangun komunikasi yang lebih baik dan menyamakan persepsi dalam hal mendidik anak. Dengan adanya pemahaman yang serupa antara orang tua, sekolah, dan aparat kewilayahan, pembinaan disiplin dan karakter anak diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Komsos ini juga berfungsi sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi masalah yang mungkin muncul di lingkungan pendidikan dan keluarga. Serma Rudiyanto menilai bahwa komunikasi yang rutin akan memperkuat hubungan antara Babinsa dan masyarakat, membuka ruang bagi kolaborasi yang positif, dan membangun kepercayaan antara keduanya.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Babinsa berharap tercipta sinergi yang lebih erat antara orang tua, sekolah, dan aparat kewilayahan dalam membentuk karakter anak yang disiplin, berakhlak baik, dan siap menjadi generasi penerus yang bertanggung jawab. Komsos bukan hanya sekadar dialog biasa, melainkan juga langkah konkret dalam menjaga kebersamaan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. (Pendimjambi)










