SUKA KANDIS, SRIWIJAYADAILY — Pembangunan wilayah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh solidnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Di tingkat kecamatan, rapat koordinasi menjadi ruang penting untuk menyelaraskan evaluasi, perencanaan, dan kepentingan masyarakat.
Kamis, 8 Januari 2026, Aula Kantor Camat Kumpeh menjadi titik temu unsur pimpinan kecamatan. Komandan Koramil 415-01/Suak Kandis, Kapten Inf Yulga Mahendri, menghadiri rapat koordinasi tingkat Kecamatan Kumpeh yang dipimpin Camat Kumpeh, Benyamin, SP. Hadir pula unsur Uspika, instansi vertikal, para kepala desa se-Kecamatan Kumpeh, pendamping desa, serta perwakilan lembaga terkait.
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan program pembangunan tahun 2025 sekaligus penyusunan perencanaan dan APBDes tahun 2026. Fokus pembahasan diarahkan pada efektivitas program agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa.
Dalam forum itu, Kapten Inf Yulga Mahendri menegaskan komitmen TNI AD melalui satuan teritorial untuk terus mengawal pembangunan desa dan menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari situasi kamtibmas yang kondusif serta sinergi lintas sektor yang kuat.
Selain evaluasi program, rapat juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana. Kecamatan Kumpeh dinilai memiliki potensi kerawanan bencana alam, sehingga koordinasi lintas instansi—termasuk peran Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan—menjadi kebutuhan mendesak.
Pembahasan lain yang mengemuka adalah penyusunan APBDes 2026. Transparansi dan akuntabilitas anggaran ditekankan agar penggunaan dana desa selaras dengan kebutuhan pembangunan, ketahanan wilayah, dan peningkatan pelayanan publik. Rakor juga menyinggung progres Program Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu penggerak ekonomi desa.
“Koramil siap bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan aparat desa. Dengan evaluasi dan perencanaan yang matang, pembangunan 2026 diharapkan lebih optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Yulga Mahendri.
Rapat yang diikuti sekitar 83 peserta itu berlangsung tertib dan dinamis. Dari ruang koordinasi tersebut, harapan disematkan: sinergi Camat, Danramil, dan Kapolsek mampu mengantarkan Kecamatan Kumpeh menuju pembangunan yang lebih terarah, aman, dan berkelanjutan.










