Kota Jambi, SriwijayaDaily.com — GOR Tinju Kotabaru kembali menjadi pusat perhatian ribuan pasang mata. Pada Selasa (25/11), arena itu bergemuruh seiring dibukanya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Amatir Jambi 2025, ajang yang mempertemukan para petinju terbaik dari kabupaten/kota di seluruh provinsi.
Ketua Umum PERTINA Jambi, AKP Beny Pane, tampil membuka kejuaraan dengan penegasan yang jarang ia kompromikan: sportivitas. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keberanian, teknik, dan mental bertanding tidak berarti apa-apa tanpa disiplin dan etika ring.
“Saya mengajak seluruh peserta bertanding dengan semangat juang tinggi, namun tetap menjunjung sportivitas. Kita ingin melahirkan atlet berprestasi sekaligus berkarakter,” ujar Beny Pane. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi, Kadispora, dan KONI Provinsi Jambi yang telah menopang penyelenggaraan Kejurprov ini.
Pembukaan berlangsung meriah. Barisan Forkopimda Provinsi Jambi, ketua KONI daerah, para pelatih, orang tua atlet, dan ratusan penonton memadati GOR. Di luar ring, suasana kekeluargaan terasa. Namun di dalam ring, tensi perlahan naik, menandai dimulainya duel-duel yang diperkirakan berlangsung sengit hingga babak final.
Ketua Panitia, Edison, mengakui bahwa gelaran tahun ini tidak sekadar rutinitas tahunan. “Sinergi dari semua pihak membuat acara berjalan kondusif. Ini kerja kolektif,” ujarnya. Ia menyebut koordinasi lintas sektor sebagai kunci mulusnya perhelatan Kejurprov.
Dengan dibukanya kejuaraan secara resmi, para petinju muda kini memasuki babak pembuktian. Setiap pukulan akan menjadi taruhan reputasi, setiap ronde menjadi penanda kesiapan mereka melangkah lebih jauh. Bagi sebagian atlet, Kejurprov bukan hanya soal medali, tapi juga tiket menuju pentas yang lebih besar.
Atmosfer pertandingan yang mulai menguat menegaskan satu hal: Kejurprov Tinju Amatir Jambi 2025 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga arena pengujian karakter, mental, dan harga diri olahraga tinju di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.**










