Ketika Kritik Disebut “Antek Asing” dan “Londo Ireng” Tingkatkan Kemampuan Digital, Pusbekangad Gelar Bimtek Profesi Penerangan Danrem 042/Gapu: Pencegahan Jadi Kunci Utama Pengendalian Karhutla di Jambi Koperasi Fajar Pagi Desak Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan M dan Kades Betung dalam Kasus Penggelapan Hasil Sawit Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Rangkul Pemuda, Perkuat Kesadaran Jaga Kamtibmas

Home / Daerah / Olahraga

Senin, 21 Juli 2025 - 20:32 WIB

Jabatan Ganda Ketua KONI Provinsi Jambi, Ketika Loyalitas Institusi Dipertaruhkan

SRIWIJAYADAILY.COM – Sikap tegas Polda Jambi terhadap polemik jabatan ganda yang diemban AKBP Mat Sanusi sebagai perwira aktif Polri sekaligus Ketua Umum (Ketum) KONI Provinsi Jambi mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk pemerhati olahraga.

Pernyataan tegas itu disampaikan Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia, saat menemui massa aksi damai di depan Mapolda Jambi pada Senin, 21 Juli 2025. Dalam keterangannya, Kombes Pol Mulia menegaskan bahwa AKBP Mat Sanusi harus memilih salah satu dari dua jabatan yang kini dipegangnya.

Baca :  Tangis Haru Warnai Pelepasan Siswa SD Negeri 47 Kota Jambi Tahun Ajaran 2025/2026

“Silakan pilih salah satu. Kalau memilih tetap menjadi Ketum KONI, maka harus mengundurkan diri dari Kepolisian. Tapi jika memilih tetap berdinas sebagai anggota Polri, maka harus melepaskan jabatan di KONI. Ini jelas diatur dalam Undang-Undang Kepolisian,” ujar Kombes Mulia di hadapan peserta aksi.

Sikap tersebut diapresiasi oleh M. Rosyid, salah satu tokoh olahraga di Provinsi Jambi yang dikenal vokal dan aktif membina berbagai cabang olahraga. Ia pernah menjabat sebagai Humas KONI Jambi periode 2021–2024 dan kini masih terlibat di organisasi Pertina, Kodrat, dan FOBI.

Baca :  Mbappe Bawa Prancis ke Perempat Final, Les Bleus Tantang Maroko

“Saya yakin AKBP Mat Sanusi adalah sosok yang menjunjung tinggi aturan. Saya percaya beliau akan mengikuti arahan pimpinan Polri. Apalagi, beliau memang memiliki kecintaan yang besar terhadap olahraga,” ujar Rosyid saat dimintai tanggapan.

Lebih lanjut, Rosyid menegaskan bahwa jabatan Ketum KONI bukanlah posisi simbolik, melainkan tugas besar yang menuntut dedikasi penuh waktu, tenaga, dan kehadiran langsung di tengah dinamika pembinaan olahraga di provinsi.

“Mengurus olahraga tidak cukup dengan nama besar atau status. Dibutuhkan totalitas dan waktu penuh. Maka sudah tepat bila ada kejelasan sikap demi menjaga integritas dan kelangsungan organisasi,” tegasnya.

Baca :  Warga LDII Jambi Gotong Royong Siapkan Aula Serbaguna, Semangat Kebersamaan Jadi Teladan

Ia juga menambahkan bahwa kepatuhan terhadap etika dan aturan adalah fondasi dari kepercayaan publik terhadap institusi negara maupun organisasi olahraga.

Langkah Polda Jambi ini diharapkan menjadi preseden baik bagi para pejabat publik agar lebih menjunjung tinggi profesionalisme dan menghindari konflik kepentingan, demi masa depan olahraga Jambi yang lebih maju, transparan, dan berintegritas. (JT54)

Share :

Baca Juga

Daerah

Koperasi Fajar Pagi Desak Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan M dan Kades Betung dalam Kasus Penggelapan Hasil Sawit

Daerah

Festival Ramadhan 2025 di Kota Jambi: Ajang Prestasi dan Silaturahmi Anak-Anak

Nasional

Persembahkan Emas Pertama untuk Angkat Besi

Daerah

Al Haris : Peran Pers Berkontribusi Besar Bagi Pemerintah Dan Masyarakat

Daerah

Berikan Semangat Agar Segera Sembuh, Pengurus Pepabri Kota Jambi Besuk Anggota yang Sedang Sakit

Daerah

Puluhan Warga Kelurahan Legok Antusias Hadiri Reses Anggota DPRD Kota Jambi

Daerah

Mahasiswa Posko 7 KKN Tematik UNJA Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Produk Turunan Pinang di Bram Itam Kiri

Daerah

Jembatan Tol Kapal Betung Menuju Jambi Digadang-gadang Terpanjang di Indonesia