JAMBI — Ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari skala besar. Di Kelurahan Tanjung Raden, langkah sederhana seorang warga mengolah lahan kosong menjadi ladang jagung justru mendapat perhatian dan apresiasi dari aparat teritorial.
Babinsa Kelurahan Tanjung Raden, Sertu Raden Edi, dari Koramil 415-08/Danau Teluk Kodim 0415/Jambi, melakukan peninjauan terhadap lahan milik Bapak Zainul di RT 02, yang sebelumnya merupakan lahan tidur di belakang rumahnya.
Kini, lahan tersebut telah diubah menjadi area pertanian produktif yang ditanami jagung, dengan hasil awal yang menjanjikan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Zainul yang telah memanfaatkan lahan kosong menjadi ladang jagung. Ini contoh nyata bahwa pemanfaatan lahan sekecil apa pun dapat memberikan nilai ekonomi bagi keluarga,” ujar Sertu Raden Edi, Kamis (19/6).
Langkah ini sekaligus sejalan dengan program pembinaan teritorial TNI AD di bidang pemberdayaan wilayah pertanian dan ketahanan pangan mandiri.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Lurah Tanjung Raden, Bapak Elly Firnando, serta Bhabinkamtibmas, sebagai bentuk sinergi tiga pilar dalam mendukung inisiatif positif warga.
“Kami sangat senang dan bangga. Ini menjadi teladan yang baik bagi warga lain agar tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai. Dengan sedikit kreativitas dan teknologi pertanian sederhana, lahan kosong bisa menjadi sumber penghasilan,” terang Lurah Elly.
Gerakan memanfaatkan lahan tidur menjadi ladang produktif diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lainnya, terutama di perkotaan, untuk mulai membangun ketahanan pangan dari rumah sendiri.
Program seperti ini juga mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berbasis potensi lokal, sekaligus mempererat kemitraan antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. (Jt)










