Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro Menhut dan Kepala BNPB Pimpin Rakor Teknis Karhutla di Jambi, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat

Home / TNI-POLRI

Kamis, 29 Mei 2025 - 08:30 WIB

Kasad: Kolaborasi TNI AD dan Muhammadiyah Adalah Warisan Perjuangan Bangsa

YOGYAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa (27/5/2025). Dalam pertemuan itu, Kasad membicarakan peran penting dan kolaborasi antara TNI dan Muhammadiyah dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., beserta jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia juga mengungkapkan kekagumannya atas kiprah dan kebesaran Muhammadiyah yang senantiasa hadir dalam setiap denyut nadi kehidupan rakyat Indonesia.

Kasad menegaskan bahwa TNI, khususnya TNI AD, membuka diri untuk belajar dari Muhammadiyah, terutama dalam hal pengelolaan pendidikan, mulai dari PAUD, Taman Kanak-Kanak (TK), sekolah menengah hingga perguruan tinggi di bawah Yayasan Ahmad Dahlan.

Baca :  Babinsa Dukung Program Kampung Bahagia, Hadiri Pembentukan Pokja di Kelurahan Simpang III Sipin

Jenderal Maruli juga menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Jenderal Besar Sudirman yang merupakan figur sentral dalam sejarah TNI dan juga kader Muhammadiyah. Ia mendorong agar TNI AD di seluruh Indonesia terus menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan Muhammadiyah yang telah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Dalam pertemuan yang penuh kehangatan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa Muhammadiyah memiliki kedekatan sejarah dan nilai perjuangan yang sama dengan TNI. Ia menyoroti bahwa hubungan tersebut telah terjalin sejak masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia hingga masa pascakemerdekaan.

Haedar menyebut bahwa kelahiran TNI tidak bisa dilepaskan dari sosok Jenderal Besar Sudirman yang merupakan kader tulen Muhammadiyah. Sebelum menjadi Panglima Besar, Jenderal Sudirman adalah kader Pandu Hizbul Wathan (HW) dan juga pendidik di sekolah Muhammadiyah. Selain itu, Muhammadiyah juga menunjukkan peran aktifnya dalam perjuangan fisik melalui pembentukan Askar Perang Sabil di Yogyakarta.

Baca :  Sinergitas Babinsa dan Kelurahan Pasir Panjang, Kunci Pelayanan Prima dan Ketahanan Wilayah

“Kita pernah membentuk Askar Perang Sabil pada 23 Juli 1947 ketika Agresi Militer Belanda I. Saat itu, kami mendukung penuh perjuangan TNI dalam pergerakan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan,” ujar Haedar.

Ia menambahkan bahwa pembentukan Askar Perang Sabil merupakan bukti nyata bahwa Muhammadiyah tidak hanya berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, tetapi juga turut serta secara langsung dalam perjuangan fisik bersama TNI dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca :  Babinsa Koramil 415-12/Pasar Bersama Warga Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Pemasangan Umbul-Umbul

Menutup pertemuan, Haedar menyampaikan rasa bahagianya atas kunjungan Kasad dan jajaran TNI AD ke Kantor PP Muhammadiyah. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi ruang yang mempererat silaturahmi dan membuka jalan untuk berbagi pandangan serta memperkuat semangat kebangsaan.

Selain melakukan silaturahmi dengan Pimpinan Muhammadiyah, Kasad juga berkesempatan meninjau rudal panggul “Merapi” hasil pengembangan Pusat Riset Center for Integrated Research and Innovation (CIRNOV) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai Universitas di bawah naungan Muhammadiyah pada Rabu, 28/05/2025. Kasad secara khusus mengapresiasi keberhasilan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang telah mampu mengembangkan teknologi tersebut, sehingga menjadi sebuah capaian yang dinilainya sangat penting dalam mendukung sistem pertahanan dan keamanan nasional.**)

(Dispenad)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa Kembang Paseban Dampingi Penyaluran Beras Bulog untuk 121 Warga

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Anjangsana

TNI-POLRI

Babinsa Perkuat Komsos di Pinggir Batanghari, Dekatkan Diri ke Warga

TNI-POLRI

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Sertijab Danrem 172/PWY

TNI-POLRI

Satgas TMMD Ke-123 Tuntaskan Pengecoran Septic Tank di Madrasah Nurul Falah

TNI-POLRI

Bikin Merinding, Koopsud I dan Kopasgat Kerahkan Seluruh Alutsista di Pulau Belitung

TNI-POLRI

Babinsa Muara Bulian Dampingi Petani Tanam Kacang Tanah di Bajubang

TNI-POLRI

Babinsa dan Upaya Membentengi Masa Depan Pemuda Olak Kemang