Mersam, SRIWIJAYADAILY — Kenakalan remaja sering kali tumbuh dari ruang-ruang yang luput dari perhatian. Pergaulan bebas, narkoba, hingga kekerasan kerap berawal dari kurangnya pendampingan dan dialog. Di titik inilah peran pembinaan menjadi krusial, terutama bagi generasi muda yang kelak menentukan arah masa depan lingkungannya.
Kamis, 8 Januari 2026, Babinsa Koramil 415-02/Mersam, Kodim 0415/Jambi, Sertu A. Fadil, memilih jalan komunikasi. Ia menggelar kegiatan komunikasi sosial bersama para pemuda Desa Olak Kemang, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batang Hari. Kegiatan itu berlangsung dalam suasana santai, namun sarat pesan pembinaan.
Melalui dialog terbuka, Babinsa mengajak para pemuda untuk lebih bijak dalam bergaul dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Pesannya sederhana: masa depan desa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya hari ini.
Pemuda, menurut Sertu A. Fadil, bukan sekadar kelompok usia. Mereka adalah aset dan agen perubahan. Karena itu, jati diri yang kuat, karakter yang baik, serta rasa tanggung jawab perlu dibangun sejak dini agar tidak mudah terjerumus dalam pengaruh negatif lingkungan.
“Pemuda harus disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi contoh di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan, pembinaan generasi muda bukan hanya tugas aparat kewilayahan, melainkan tanggung jawab bersama orang tua, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan komunikasi sosial ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial Babinsa. Pendekatan yang mengedepankan dialog dipilih agar pesan lebih mudah diterima, sekaligus membangun kedekatan emosional antara aparat dan pemuda desa.
Dari Desa Olak Kemang, upaya kecil itu dijalankan: membentengi generasi muda agar tetap berada di jalur yang benar, demi menjaga ketertiban hari ini dan menyiapkan masa depan desa yang lebih baik.
Sumber: Pendim 0415/Jambi










