Danrem 042/Gapu Tinjau Cetak Sawah Rakyat di Tebo, Pastikan Percepatan Program Ketahanan Pangan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Home / Nasional

Rabu, 22 Juni 2022 - 21:11 WIB

Situasi Yigi Membaik, Warga Kembali Ke Rumah, TNI Terus Ciptakan Situasi Kondusif

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J.O Sembiring mengungkapkan bahwa situasi di Distrik Yigi Kab. Nduga, Papua, saat ini telah berangsur kondusif. Masyarakat yang mengamankan diri keluar dari Distrik tersebut, saat ini telah mulai kembali ke rumahnya masing-masing, Rabu (22/6/2022).

Diketahui bersama, bahwa penyebab masyarakat keluar dan mengamankan diri dari Distrik Yigi berawal dari kejadian dibunuhnya 19 pekerja PT. Istaka Karya yang mengerjakan jalan Trans Papua pada 2 desember 2018 silam oleh gerombolan Kelompok Separatis Teroris (KST) pimpinan Egianus Kogoya. Sejak saat itu masyarakat merasa takut dan terancam.

Untuk menghindari ancaman KST pimpinan Egianus Kogoya, masyarakat mulai meninggalkan Distrik Yigi, termasuk masyarakat di Distrik Yal dan Distrik Mugi. Sebagian masyarakat mengamankan diri menuju ke Distrik Dal, Distrik Mbua dan sebagian besar menuju Wamena dan Lanny Jaya, Kenyam dan beberapa daerah lainnya.

Baca :  Babinsa Dampingi Pendataan Rumah Tidak Layak Huni di Tanjung Raden

Sejak dinyatakan aman, Satgas Yonif RK 114/SM terus melaksanakan pembinaan teritorial dan komunikasi sosial secara intens kepada para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat agar menyampaikan kepada masyarakat Yigi yang berada dibeberapa daerah untuk dapat kembali. Sebab Distrik Yigi sebagai salah satu daerah yang menjadi ancaman teror KST telah dinyatakan sebagai daerah aman dan kondusif untuk ditempati kembali oleh masyarakat.

Pendekatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif RK 114/SM mendapat respon positif dari masyarakat. Dengan bantuan Pendeta Sipe Kelnea selaku tokoh agama dan tokoh masyarakat Distrik Yigi, diadakan pertemuan terkait keinginan masyarakat Yigi yang ingin kembali ke kampungnya.

Dari pertemuan tersebut, saat ini sebanyak 32 orang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat dan aparatur kampung beserta perwakilan masyarakat berangkat ke Kampung Yigi, Distrik Yigi, Kab. Nduga dan melaksanakan doa bersama serta melihat secara langsung kondisi kampung yang telah lama ditinggalkan.

Baca :  Trump Kalungkan Medali Perak untuk Messi, Argentina Akhiri Piala Dunia 2026 sebagai Runner-up

Pendeta Sipe Kalnea saat ditemui di Pos Satgas Yonif RK 114/SM mengatakan bahwa masyarakat Yigi saat ini membutuhkan perhatian dari Pemerintah melalui TNI untuk membangun kembali daerah yang telah ditinggalkan oleh masyarakat pasca kejadian tersebut.

“Kami meminta bantuan dari pihak TNI untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas umum seperti Gereja, Sekolah dan rumah kami yang sudah rusak selama kami tinggalkan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kami berharap pihak TNI dapat menjamin keamanan masyarakat kami dari terror KKB,” harap Pendeta Sipe.

Pihaknya menambahkan bahwa masyarakat yang sudah bertempat tinggal kembali di Kampung Yigi akan memulai kegiatan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Baca :  Setan Merah Berpesta! Belgia Hancurkan Amerika Serikat 4-1, Semua Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Resmi Tersingkir

Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J.O Sembiring berharap, dengan adanya masyarakat yang kembali ke Kampung Yigi akan diikuti oleh masyarakat lainnya di daerah yang juga ditinggalkan oleh masyarakat pasca kejadian Desember 2018 silam untuk kembali dan membangun kampung halamannya.

“Kami TNI siap membantu, baik memfasilitasi maupun melakukan pendampingan terhadap masyarakat untuk kembali memulai aktifitas seperti sediakala. TNI dan Polri akan selalu bersinergi dan solid untuk terus berupaya menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat,” kata Danrem di Jayapura.

“Masyarakat yang sempat meninggalkan kampung tidak perlu khawatir untuk kembali karena TNI hadir untuk menjaga dan bekerjasama dengan masyarakat untuk membangun Papua,” imbuhnya. (**)

Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih.

Share :

Baca Juga

Nasional

Inilah Wujud Kasih Sayang Satgas TNI 142/KJ Kepada Anak-Anak Papua

Nasional

Sophia Latjuba Siap Punya Mantu, Pernikahan di Jerman

Nasional

Satgas TNI 711/Rks Terima Penghargaan Dari Disperindag Kota Jayapura

Nasional

Perkokoh Hubungan TNI AL Dan TLDM, Kasal Lakukan Kunker ke Mabes AL Malaysia

Nasional

Brigjen TNI Rachmad Hargai Dedikasi Prajurit Korem 042/Garuda Putih

Nasional

Pos Banti Satgas TNI 405/SK Rajut Persaudaraan Dalam Kebersamaan

Nasional

Kodim 0415/Jambi Bersama Universitas Dinamika Bangsa Jambi Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Dalam Mengoptimalkan Marketplace

Nasional

Jalin Kerja Sama, Kasad Kunjungi The Royal Netherland Army