SRIWIJAYADAILY.COM – Gerakan tanam serentak menjadi langkah nyata untuk mempercepat proses tanam sekaligus mewujudkan ketahanan pangan menuju swasembada yang berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan lahan, mengendalikan hama dan penyakit secara efektif, serta mendorong kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan terkoordinasi.
Dalam rangka mendukung program tersebut, Komandan Kodim 0415/Jambi, Letkol Inf Putra Negara, SH., M.Han., menghadiri kegiatan Video Conference (Vidcon) Gerakan Tanam Serentak menuju swasembada pangan Provinsi Jambi, yang digelar di Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Senin (29/09/2025).
Acara ini dipimpin oleh Kasi Ter Kasrem 042/Gapu, Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf, dan turut dihadiri Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Heri Purwanto, SE., M.Sc., Wakil Direktur Polbangtan Bogor Rudi Hartono, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Muaro Jambi Paruhuman Lubis, S.Pt., Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Kabid PSP Dinas Pertanian Provinsi Jambi, PPL, ketua kelompok tani, serta para petani setempat.
Dandim 0415/Jambi, Letkol Inf Putra Negara, menegaskan bahwa gerakan percepatan tanam ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani.
“Gerakan serentak percepatan tanam ini menjadi langkah strategis untuk membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan di tingkat nasional, sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani, diharapkan produksi pangan dapat meningkat sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.
“Dengan kerja sama semua pihak, kita mampu mewujudkan kemandirian pangan, baik di Provinsi Jambi maupun secara nasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan petani semakin termotivasi untuk memperluas areal tanam, lebih produktif dalam mengelola lahan, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung swasembada pangan di Indonesia.**










