Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / Nasional

Kamis, 11 November 2021 - 06:51 WIB

Waspada Covid-19 Varian Delta Plus!

Ilustrasi virus corona varian Delta Plus. (SHUTTERSTOCK)

Ilustrasi virus corona varian Delta Plus. (SHUTTERSTOCK)

SRIWIJAYADAILY

Di tengah ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang diprediksi terjadi pada akhir tahun nanti, masyarakat juga diingatkan agar waspada pada masuknya varian jenis baru.

Hal itu disampaikan Kementerian Kesehatan RI yang meminta masyarakat mewaspadai kemunculan subvariant Delta AY.4.2 di Malaysia.

Virus Corona yang disebut-sebut juga sebagai varian Delta Plus tersebut telah ditemukan di Malaysia dengan terindentifikasi di dua siswa yang baru pulang dari Inggris.

Dikutip dari Detik, Senin (8/11/2021), menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi, potensi masuknya varian Delat AY.4.2 ke Indonesia tentu ada.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

Karenanya, di tengah ancaman gelombang ketiga Covid-19 jelang libur Natal dan Tahun Baru, Nadia memperingatkan masyarakat agar menahan mobilitas yang tidak perlu.

Namun, Nadia juga menambahkan kalau bahwa gelombang ketiga bisa dicegah dan masyarakat harus segera di vaksinasi dengan apapun mereka vaksin.

Selain itu, tetap disiplin protokol kesehatan dan pastikan mobilitas yang tidak perlu untuk ditunda atau dikurangi.

Baca :  Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hadiri Rapat Bersama Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat di Sungai Lingkar

Sebelumnya, beberapa waktu Eks Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama (WHO) mengungkap subvariant Delta AY.4.2 memiliki karakteristik penularan lebih cepat hingga 10 sampai 15 persen dari varian Delta.

Selain itu, melihat peningkatan kasus Covid-19 di Inggris belakangan ini, ditakutkan varian Delta Plus ini juga berdampak pada efikasi vaksin Covid-19.

Dikutip dari Antara, Prof Tjandra juga menyinggung sudah ada 26.000 subvariant Delta AY.4.2 yang dilaporkan dari 42 negara. Namun, belum ada data apakah AY.4.2 memang berdampak pada efikasi vaksin.

Baca :  Babinsa Jambi Timur Dukung UMKM Sikat Ijuk, Beri Motivasi Pelaku Usaha untuk Terus Berkembang

Menurutnya, varian AY.4.2 ini mengandung mutase A222V dan Y145H. Bahkan data dari lembaga internasional GISAID menunjukkan, sudah dada 26.000 genom AY.4.2 yang dilaporkan di 42 negara.

“Kita tahu kalau ada varian virus baru SARS-CoV-2, maka selalu dibicarakan kemungkinan lima dampaknya, yaitu penularan, beratnya penyakit, kemungkinan infeksi ulang, dampak pada diagnosis, dan dampak pada vaksin,” jelas Prof Tjandra.

Share :

Baca Juga

Nasional

TNI-Polri Bersinergi Melatih Linmas Di Merauke

Nasional

Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Kawal Perayaan Natal di Desa Tidar Kuranji

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Beri Penghargaan 18 Prajurit TNI Berprestasi

Nasional

Letjen Agus Subiyanto Juarai Novelty Shot Exhibition AARM Hanoi

Nasional

Peringati Hari Raya Tri Suci Waisak 2022, Kodam XVII/Cenderawasih bersama Umat Budha Gelar Donor Darah

Nasional

Aksi Satgas Yonif 310/KK Perbaiki Jembatan Yang Rusak Bersama Masyarakat

Daerah

Tidak Mudik Libur Nataru, Jasa Raharja Luncurkan Program Silaturahmi Online

Nasional

Babinsa Bantu Renovasi Rumah Warga Kurang Mampu di Desa Jambi Tulo