Piala AFF 2026: Garuda Siap Menggebrak, Indonesia Bidik Awal Sempurna Hadapi Kamboja Hari Pertama Dibuka, Youdhi Prayogo Resmi Ambil Formulir Bacalon Ketua PERTINA Kota Jambi Babinsa Beliung Ajak Pedagang Jaga Kebersihan, Perkuat Silaturahmi Lewat Komunikasi Sosial Babinsa Pasar Jalin Koordinasi dengan SMP Muhammadiyah, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda Babinsa Jambi Selatan Dampingi Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau

Home / Nasional

Kamis, 23 Desember 2021 - 05:53 WIB

Vaksin Merah Putih Dipersiapkan Menjadi Booster Di Tahun 2022

Sriwijayadaily

Pemerintah tengah mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi booster di Tahun 2022. Upaya yang tengah dilakukan ialah penyesuaian dasar hukum yang memperkuat program vaksinasi. Kemudian Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM) tengah memproses Emergency Use of Authorization (EUA) dari vaksin Pfizer, Sinovac dan Astrazeneca.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, selain menggunakan vaksin buatan luar negeri, Pemerintah juga membuka peluang menggunakan vaksin Merah Putih sebagai kandidat vaksin booster. Vaksin Merah Putih merupakan karya anak bangsa yang ditargetkan sebagai vaksin booster.

“Selain itu vaksin Merah Putih dengan berbagai platform dan asal instansi juga sedang dipersiapkan untuk digunakan sebagai vaksin booster ,” tegas Wiku dalam keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19, Rabu (22/12/2021).

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Disamping itu, Wiku mengingatkan bahwa vaksin memang besar manfaatnya dalam mencegah keparahan gejala, menurunkan risiko perawatan di rumah sakit, menekan kematian hingga menurunkan laju mutasi virus. Namun, sangat diharapkan masyarakat yang sudah menerima dosis lengkap agar melengkapi perlindungan diri dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Karena, diakui bahwa vaksin tidak dapat mencegah penularan. Karena, penularan hanya dapat dicegah dengan disiplin protokol kesehatan dan kebijakan pelaku perjalanan internasional yang ketat dalam mencegah importasi kasus.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Share :

Baca Juga

Nasional

Peringati Hari Raya Tri Suci Waisak 2022, Kodam XVII/Cenderawasih bersama Umat Budha Gelar Donor Darah

Nasional

Babinsa Koptu Waris Hadiri HUT Ke-2 Desa Persiapan Air Merah

Nasional

Letkol Arm Dwi Sutaryo Siap Lanjutkan Torehan Prestasi Dandim 0419/Tanjab Sebelumnya

Nasional

Dandim 0408/BS Pimpin Upacara Bendera Bulanan Dan Pelepasan Purna Tugas Prajurit

Nasional

Kasad Hadiri Pameran Pertahanan Internasional di Vietnam

Nasional

How to Transfer Money from Chase to Another Bank

Nasional

Dukung MTQ Tingkat Kecamatan Sekernan, Danramil 05/Sengeti Pimpin Goro Bersama Aparat Pemerintah dan Masyarakat

Nasional

Anggota Koramil Suak Kandis Ikuti Simulasi Bimtek Karhutla di Kumpeh