Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga Mengungkap Fakta Di Balik Insiden Munisi Nyasar Di UNP, Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Lapangan Pistol G-2 Combat Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Deka Piro Sandira Pimpin Ziarah Rombongan Sambut HUT ke-80 Pomad

Home / Nasional

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:01 WIB

TNI Gadungan Kawal BBM Ilegal Ditangkap Anggota Intel Kodim 0415/Jambi

Jambi, sriwijayadaily.co.id – Intel Kodim 0415/Jambi mengamankan Gonop Hasudungan Hutabarat (38) warga Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Alam Barajo Jambi. Gonop merupakan pelaku angkut BBM secara ilegal dari Jambi menuju Riau yang mengaku sebagai anggota TNI.

Ia nekat mengaku sebagai anggota TNI untuk membekingi bisnis BBM Ilegal, untuk mengelabuhi aparat dan warga.

“Awalnya kami mendapatkan informasi di media sosial kalau pelaku ini mengkawal mobil yang mengangkut BBM secara ilegal.”

“Setelah dilakukan investigasi, akhirnya oknum yang mengaku tentara itu kami amankan di kediamannya dan sudah dipastikan bahwa pelaku bukan anggota TNI,” ujar Dandim 0145/Jambi, Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Kamis (23/5/2024).

Baca :  Babinsa dan Pemerintah Desa Perkuat Sinergi, Wujudkan Ramadhan Aman di Tanjung Pauh 39

Kejadian tersebut bermula pada 15 Mei 2024 ketika Gonop bersama seorang rekannya mengendarai truk colt diesel warna kuning dengan nomor pelat BM 9820 KB bermuatan puluhan jerigen BBM dari arah Jambi yang melintas di Jalan Lintas Timur, Kabupaten Pelalawan.

Kemudian ia sempat diberhentikan oleh warga dan mengaku sebagai anggota TNI.

Setelah melakukan investigasi, Intel Kodim 0415/Jambi mengamankan Gonop pada Rabu 22 Mei 2024 kemarin di kediamannya.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

“Dari pengakuannya dia hanya sebagai sopir saja dan sudah meminta maaf,” katanya.

Letkol Yoga melanjutkan, pengakuan Gonop saat dicegat bertemu di salah satu warung milik Pagoda Purba, mereka telah berjanji bertemu di daerah Kabupaten Pelawan, Riau.

Ia juga dimintai sejumlah uang oleh oknum LSM sebesar Rp 500 ribu. Keesokan harinya Gonop dihubungi oleh oknum LSM lainnya dan dimintai uang pengawalan, namun permintaan itu belum ia setuju sebab menunggu persetujuan pemilik kendaraan BBM Ilegal yakni seorang warga Musi Banyuasin.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Letkol Yoga meminta kepada pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti laporan itu dan bila perlu bisa mengungkap peredaran BBM Ilegal serta dirinya juga memastikan jika ada oknum TNI yang terlibat dalam bisnis ilegal akan ditindak.

“Sekarang pelaku sudah kami serahkan ke pihak kepolisian. Kami juga mengimbau agar jangan mudah percaya jika ada pelaku bisnis ilegal yang mengaku sebagai anggota TNI dan itu telah dibuktikan dengan adanya kasus Gonop ini,” tandasnya. (Penrem 042/Gapu)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pangdam Cenderawasih : Kodam Selalu Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat

Nasional

Danrem 042/Gapu Tinjau Water Intake Sungai Batanghari Di Lokasi PT WKS

Nasional

Babinsa Mersam Jalin Komsos, Pererat Silaturahmi dan Jaga Keharmonisan Wilayah

Nasional

Satgas Yonif 509 Kostrad Tk Koper Gelar Program ROSITA di Intan Jaya

Nasional

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142 Sambut Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Yalimo

Nasional

Danrem 045/Gaya Terima Audiensi Dewan Pengurus Pembina PW IPHI Wilayah Babel

Nasional

Danrem 042/Gapu Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla Tahun 2022

Nasional

Babinsa Melaksanakan Jumat Bersih Bersama Warga Pulau Kayu Aro