PWI Diuji, Marwah Wartawan Dipertaruhkan Kasad Terima 514 Perwira Remaja Akmil, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Pengabdian kepada Bangsa Menyusuri Jejak KH. Kemas Abdussomad, Menyemai Ketahanan Sosial Menuju Kota Jambi Bahagia TNI AD Tegaskan Babinsa Tidak Miliki Kewenangan Urusan Pajak, Sinergi dengan DJP Sebatas Koordinasi Babinsa Pematang Sulur Hadiri Mediasi Sengketa Tanah Waris, Dorong Penyelesaian Lewat Musyawarah

Home / TNI-POLRI

Rabu, 18 Juni 2025 - 16:04 WIB

TNI Dukung Kejagung Bongkar Aktor di Balik Opini Gelap soal UU TNI

Jakarta -Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan sikap tegasnya dalam mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas jaringan penyebar opini negatif yang menyasar institusi negara, termasuk Revisi UU TNI.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, merespons pengakuan terdakwa Marcella Santoso, yang terlibat dalam pusaran skandal korupsi ekspor CPO oleh Wilmar Group senilai lebih dari Rp 11 triliun.

Dalam video permintaan maaf yang diputar di Gedung Kejaksaan Agung, Marcella mengakui ikut membiayai dan menyebarkan konten provokatif bertajuk Indonesia Gelap dan menyesatkan publik soal Revisi UU TNI. Ia juga menyeret sejumlah pihak yang disebut terlibat dalam penggiringan opini terhadap Presiden RI dan lembaga penegak hukum.

Baca :  Danramil Hadiri Sosialisasi P4GN, Dorong Sinergi Lawan Narkoba

“Segala bentuk tindakan yang memecah belah kepercayaan publik dan merusak citra institusi negara akan dihadapi TNI secara profesional, terukur, dan berdasarkan hukum,” tegas Kristomei, Rabu (18/6/2025).

Mayjen Kristomei menekankan bahwa TNI adalah benteng pertahanan yang tak hanya menjaga wilayah, tapi juga marwah kedaulatan hukum dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, TNI akan terus bersinergi dengan Polri, Kejagung, dan lembaga penegak hukum lainnya untuk membongkar jaringan buzzer berbayar, pendana konten gelap, dan pihak-pihak yang menunggangi isu revisi UU TNI untuk kepentingan tertentu.

Baca :  Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus

“Kami mendukung penuh pengungkapan aliran dana, jaringan penyebar hoaks, dan siapa pun yang terlibat,” kata Kapuspen TNI.

Dalam pernyataannya, TNI juga mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan menjaga keutuhan bangsa dengan tidak menjadi bagian dari penyebaran opini yang menyesatkan.

Baca :  Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Babinsa Beliung Hadiri Ceramah Agama di Masjid Al Ikhlas

Langkah tegas TNI ini mempertegas komitmen militer dalam menjaga stabilitas nasional di tengah perang informasi yang kian kompleks. Dengan menjunjung tinggi hukum dan kebenaran, TNI memastikan bahwa institusi negara tidak boleh dijadikan sasaran empuk agenda terselubung dari kelompok-kelompok tertentu.

“TNI akan berdiri kokoh melindungi negara dari segala bentuk serangan, baik bersenjata maupun opini busuk yang menyerang dari balik layar digital,” pungkas Kristomei.**)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa Koramil Sebapo Pantau Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Bukit Mulya

TNI-POLRI

Pererat Silaturahmi dengan Pedagang, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Gelar Komsos di Pasar Kramat Tinggi

TNI-POLRI

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis Tinjau Rindam II/Sriwijaya, Tegaskan Disiplin dan Perang Melawan Narkoba

TNI-POLRI

Kodim 0415/Jambi Tebar Semangat Qurban, TNI Kian Dekat dengan Rakyat

TNI-POLRI

Babinsa Mersam Dampingi Survei Air, Pastikan Kesiapan Lahan Tanam Padi

TNI-POLRI

Babinsa Ajangsana ke Warga, Perkuat Silaturahmi di Bukit Mulya

TNI-POLRI

Babinsa Intensifkan Komsos dengan Pedagang, Jaga Kondusivitas Pasar

TNI-POLRI

Hangatnya Kebersamaan di Paal Lima: Family Gathering Satukan Warga dan Harapan