Plh. Dansatgas Karhutla Jambi Tegaskan Aksi Nyata Hadapi Puncak Musim Kemarau di TVRI Lewat Pendekatan Humanis, TNI AD Antar Dua Eks Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI Danramil 415-07/Pelayangan Hadiri Pembukaan MTQ, Tegaskan Komitmen Dukung Generasi Qurani Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Pererat Silaturahmi dengan Warga Tempino Melalui Komsos Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Hadiri Forum Ketua RT, Perkuat Sinergi Membangun Lingkungan

Home / TNI-POLRI

Rabu, 18 Juni 2025 - 16:04 WIB

TNI Dukung Kejagung Bongkar Aktor di Balik Opini Gelap soal UU TNI

Jakarta -Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan sikap tegasnya dalam mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas jaringan penyebar opini negatif yang menyasar institusi negara, termasuk Revisi UU TNI.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, merespons pengakuan terdakwa Marcella Santoso, yang terlibat dalam pusaran skandal korupsi ekspor CPO oleh Wilmar Group senilai lebih dari Rp 11 triliun.

Dalam video permintaan maaf yang diputar di Gedung Kejaksaan Agung, Marcella mengakui ikut membiayai dan menyebarkan konten provokatif bertajuk Indonesia Gelap dan menyesatkan publik soal Revisi UU TNI. Ia juga menyeret sejumlah pihak yang disebut terlibat dalam penggiringan opini terhadap Presiden RI dan lembaga penegak hukum.

Baca :  Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hadiri Rapat Bersama Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat di Sungai Lingkar

“Segala bentuk tindakan yang memecah belah kepercayaan publik dan merusak citra institusi negara akan dihadapi TNI secara profesional, terukur, dan berdasarkan hukum,” tegas Kristomei, Rabu (18/6/2025).

Mayjen Kristomei menekankan bahwa TNI adalah benteng pertahanan yang tak hanya menjaga wilayah, tapi juga marwah kedaulatan hukum dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, TNI akan terus bersinergi dengan Polri, Kejagung, dan lembaga penegak hukum lainnya untuk membongkar jaringan buzzer berbayar, pendana konten gelap, dan pihak-pihak yang menunggangi isu revisi UU TNI untuk kepentingan tertentu.

Baca :  Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus

“Kami mendukung penuh pengungkapan aliran dana, jaringan penyebar hoaks, dan siapa pun yang terlibat,” kata Kapuspen TNI.

Dalam pernyataannya, TNI juga mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan menjaga keutuhan bangsa dengan tidak menjadi bagian dari penyebaran opini yang menyesatkan.

Baca :  Babinsa Beri Motivasi Pedagang Kecil agar Tetap Semangat Berusaha

Langkah tegas TNI ini mempertegas komitmen militer dalam menjaga stabilitas nasional di tengah perang informasi yang kian kompleks. Dengan menjunjung tinggi hukum dan kebenaran, TNI memastikan bahwa institusi negara tidak boleh dijadikan sasaran empuk agenda terselubung dari kelompok-kelompok tertentu.

“TNI akan berdiri kokoh melindungi negara dari segala bentuk serangan, baik bersenjata maupun opini busuk yang menyerang dari balik layar digital,” pungkas Kristomei.**)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Musyawarah Pemilihan Ketua LPM Tanjung Johor, Dorong Sinergi Pembangunan Kelurahan

TNI-POLRI

Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Pantau Pembangunan Drainase di RT 01 Bagan Pete

TNI-POLRI

Babinsa Eka Jaya Dampingi Warga Sukseskan Program Kampung Bahagia

TNI-POLRI

Dari Pasar Kramat Tinggi, Babinsa Merawat Keamanan dan Kebersihan

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Peringatan Hari Santri di Ponpes Al-Hujjah, Wujudkan Santri Sebagai Garda Moral Bangsa

TNI-POLRI

Babinsa dan Warga Kilangan Kompak Cor Jalan Setapak Demi Akses Lebih Baik

TNI-POLRI

TNI Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Anak Bangsa lewat Urban Farming di Jambi

TNI-POLRI

TMMD di Jambi: Dari Pembangunan Desa hingga Tarawih Bersama Warga