Delapan Dekade Persit, Peran Pendamping Prajurit Kian Strategis Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Danrem 043/Gatam Tekankan Percepatan Pembangunan Desa Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok

Home / Nasional

Minggu, 16 Juni 2024 - 20:00 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Ribuan Baby Lobster di Cilacap

CILACAP – Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap, bekerja sama dengan tim PSDKP Cilacap, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan baby lobster di wilayah Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah pada hari Rabu, 12 Juni 2024 lalu.

Operasi ini dimulai setelah tim SFQR Lanal Cilacap dan PSDKP Cilacap melakukan penyelidikan intensif di sepanjang pantai Menganti Rawajarit Karangkandri Cilacap. Mereka berhasil melacak dan mengidentifikasi sebuah mobil yang diduga digunakan untuk mengangkut baby lobster ilegal keluar dari Cilacap.

Baca :  Babinsa Jelutih Dampingi Petani Pantau Tanaman Padi

Saat mobil Mitsubishi Strada Dobel cabin dengan nomor polisi Z 8933 UO berhenti di Lampu Merah Proliman Jeruklegi, tim SFQR segera melancarkan penyergapan. Hasil dari penggerebekan ini adalah penangkapan satu tersangka berinisial F.A.S (31 tahun) asal Tasikmalaya, beserta barang bukti berupa 16.000 ekor baby lobster yang terdiri dari 2.400 ekor jenis mutiara dan 13.600 ekor jenis pasir, yang dikemas dalam 16 kotak.

Baca :  PB IPSI dan PERSINAS ASAD Bagikan 1.000 Takjil, Tegaskan Peran Sosial Pesilat

Dalam pengembangan lebih lanjut, tersangka mengaku bahwa dirinya bertindak sebagai kurir atas perintah seseorang berinisial O di Pangandaran, dengan imbalan antara Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 per pengiriman. Seluruh barang bukti dan tersangka telah diserahkan dari Lanal Cilacap kepada PSDKP Kabupaten Cilacap untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam keterangannya, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Robby Edevaldo menyatakan bahwa tugas SFQR Lanal Cilacap adalah mengawasi dan menindak segala bentuk penyelundupan benih lobster di wilayah kerjanya, sesuai dengan regulasi yang berlaku guna menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Operasi ini merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam memperketat pengawasan terhadap eksploitasi ilegal sumber daya laut, sejalan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 7 tahun 2024 tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan. Langkah ini menegaskan komitmen TNI AL untuk melindungi kekayaan alam Indonesia dan mencegah praktik ilegal yang merugikan lingkungan laut.**

Sumber : Puspen TNI

Share :

Baca Juga

Nasional

Benahi Organisasi, Kasad Pimpin Alih Kodal Satuan, Kenaikan Pangkat Pati dan Sertijab Pejabat TNI AD

Nasional

Babinsa Koramil 01/Suak Kandis Ikuti Sosialisasi Posko Operasi Pembasahan Gambut

Nasional

Pangdam Jaya : Lakukan Pengamanan Unjuk Rasa Dengan Persuasif dan Humanis

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Gelar Pengajian Ramadhan Bersama Forkopimda Dan Tokoh Masyarakat

Nasional

Kasrem 042/Gapu : Aparat Intelijen Harus Memiliki Kemampuan Up to Date Dalam Mengikuti Perkembangan Teknologi

Nasional

Danrem 044/Gapo Hadiri Peresmian Mess Ki Agus Muzammil Ali Wirosentika Lanud SMH

Nasional

Tanamkan Nilai Kedisiplinan, Satgas Yonif R 142/KJ Latihkan Peraturan Baris Berbaris

Nasional

Pabung Muaro Jambi Hadiri Pelantikan Anggota PPS Untuk Pilkada Serentak 2024