CILACAP – Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap, bekerja sama dengan tim PSDKP Cilacap, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan baby lobster di wilayah Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah pada hari Rabu, 12 Juni 2024 lalu.
Operasi ini dimulai setelah tim SFQR Lanal Cilacap dan PSDKP Cilacap melakukan penyelidikan intensif di sepanjang pantai Menganti Rawajarit Karangkandri Cilacap. Mereka berhasil melacak dan mengidentifikasi sebuah mobil yang diduga digunakan untuk mengangkut baby lobster ilegal keluar dari Cilacap.
Saat mobil Mitsubishi Strada Dobel cabin dengan nomor polisi Z 8933 UO berhenti di Lampu Merah Proliman Jeruklegi, tim SFQR segera melancarkan penyergapan. Hasil dari penggerebekan ini adalah penangkapan satu tersangka berinisial F.A.S (31 tahun) asal Tasikmalaya, beserta barang bukti berupa 16.000 ekor baby lobster yang terdiri dari 2.400 ekor jenis mutiara dan 13.600 ekor jenis pasir, yang dikemas dalam 16 kotak.
Dalam pengembangan lebih lanjut, tersangka mengaku bahwa dirinya bertindak sebagai kurir atas perintah seseorang berinisial O di Pangandaran, dengan imbalan antara Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 per pengiriman. Seluruh barang bukti dan tersangka telah diserahkan dari Lanal Cilacap kepada PSDKP Kabupaten Cilacap untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Dalam keterangannya, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Robby Edevaldo menyatakan bahwa tugas SFQR Lanal Cilacap adalah mengawasi dan menindak segala bentuk penyelundupan benih lobster di wilayah kerjanya, sesuai dengan regulasi yang berlaku guna menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam memperketat pengawasan terhadap eksploitasi ilegal sumber daya laut, sejalan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 7 tahun 2024 tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan. Langkah ini menegaskan komitmen TNI AL untuk melindungi kekayaan alam Indonesia dan mencegah praktik ilegal yang merugikan lingkungan laut.**
Sumber : Puspen TNI










