Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / Nasional

Selasa, 5 September 2023 - 18:38 WIB

TNI AD Luncurkan Aplikasi e-Stuntad dan e-Posyandu

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan akan nasib generasi penerus bangsa yang merupakan aset nasional di masa depan, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman meluncurkan Aplikasi e-Stuntad dan e-Posyandu, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Aplikasi ini untuk memudahkan prajurit TNI AD dan keluarganya, serta masyarakat Indonesia pada umumnya, dalam mengakses layanan kesehatan. Inisiatif ini juga dimaksudkan untuk terus menurunkan angka stunting.

Lewat aplikasi cerdas e-Stuntad, siapa pun dapat mendeteksi dengan mudah wilayah-wilayah yang angka stuntingnya masih terbilang tinggi. Data tersebut diperoleh dari laporan para babinsa yang mendata langsung kondisi di lapangan. Sedangkan aplikasi e-Posyandu merupakan aplikasi berbasis data pemantauan terkait informasi kondisi kesehatan ibu hamil dan balita, serta laporan tumbuh kembang balita yang dapat dilakukan secara real time dan interaktif (dua arah). Selain itu, aplikasi ini juga mampu menyediakan data lokasi Posyandu terdekat di wilayah tempat tinggal masyarakat yang mengakses aplikasi ini.

Selain peluncuran dua aplikasi tersebut, TNI Angkatan Darat juga akan menggelar Webinar Hibrid Motivator Laktasi, dan Workshop Manajemen Laktasi, guna semakin memaksimalkan upaya penurunan angka stunting. Ketiga kegiatan yang termasuk dalam Program Revitalisasi Posyandu oleh Persit Kartika Chandra Kirana ini juga ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dokter Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), khususnya dalam manajemen laktasi.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengatakan bahwa, seluruh program dan kegiatan yang dilakukan TNI AD adalah sepenuhnya untuk membantu pemerintah dalam rangka menyejahterakan masyarakat. Khususnya untuk mencapai target angka stunting yang dicanangkan presiden di tahun 2024, yaitu 14 persen.

“Lewat aplikasi e-Stuntad ini, kita jadi mudah untuk mengetahui sebaran wilayah stunting. Kita jadi bisa mendeteksi, mengintervensi, dan memantau anak stunting. Jadi ini sangat bermanfaat. Selama ini, dari mulai saya selaku Kasad, hingga Danramil, sudah menjadi Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Sekarang kita libatkan ibu-ibu Persit di Posyandu yang ada di lingkungan militer untuk membantu BKKBN mengatasi stunting, juga kesehatan ibu dan balita,” terang Kasad, yang berharap temuan (data stunting) di e-Stuntad ini dapat digunakan oleh Posyandu umum yang ada di masyarakat.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Sementara Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada TNI AD, dan ia meyakini bahwa aplikasi ini akan menjadi best practice, baik dari sisi data maupun pelayanan. Ia juga mengapresiasi cakupan Posyandu yang dapat dijangkau lewat aplikasi ini. Dimana sekitar 600 Posyandu yang dikelola Persit, mampu membina dan mengakomodir Posyandu-Posyandu di wilayah sekitarnya, yang mencapai lebih dari 5.000 Posyandu.

“Aplikasi e-Stuntad di jajaran TNI AD ini sangat menginspirasi kita semua, karena datanya real time. Begitu datanya dimasukkan dari Posyandu Persit, datanya langsung terekam dengan baik di aplikasi ini. Menurut saya ini sangat luar biasa dan bermanfaat untuk menurunkan angka stunting menuju 14 persen,” tutur Hasto, yang mengaku terkejut aplikasi e-Stuntad bahkan bisa diakses dengan baik dari wilayah Miangas, yang merupakan salah satu daerah terisolir di Indonesia.

Sosialisasi e-Stuntad, e-Posyandu, serta webinar dan workshop laktasi juga diharapkan dapat memunculkan lebih banyak lagi motivator laktasi, yang bertugas meningkatkan rasa percaya diri para ibu agar berhasil menyusui dan mendorong pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif sampai usia bayi mencapai enam bulan hingga dua tahun dibarengi Makanan Pendamping (MPASI). Muaranya tentu saja untuk mencegah kasus stunting terjadi lagi, hingga tercapainya percepatan penurunan angka stunting di tanah air.

Baca :  Kasad: Lulusan Seskoad Harus Berwawasan Strategis dan Visioner

Peluncuran aplikasi dan pelaksanaan webinar digelar secara offline yang dihadiri 300 orang dan secara online di 1.000 titik yang terdiri dari seluruh Fasilitas Kesehatan TNI AD, Persit di tingkat kepengurusan PG, PD dan PCBS, serta Posyandu binaan Persit di seluruh indonesia. Sementara workshop manajemen laktasi akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 September 2023 di RSPAD, bekerja sama dengan Satgas ASI IDAI. Pesertanya diperkirakan mencapai 60 orang, yang terdiri dari perwakilan dari Kostrad, Kopassus, dan Korem seluruh Indonesia, yang nantinya akan menjadi konselor ASI di tengah masyarakat.

Berbagai kegiatan serta kemudahan mengakses kedua aplikasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta semakin mempermudah akses layanan kesehatan, bukan hanya bagi prajurit TNI dan keluarganya, tapi juga masyarakat umum. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kunjungi Kodim Palembang, Kasad Tinjau Rumah Dinas dan Nostalgia Dengan Mantan Anak Buah

Nasional

Gelar Ziarah Rombongan, Dharma Pertiwi Daerah B Peringati HUT Ke – 59

Nasional

Satgas Yonif Raider 200/BN Gelar Bakti Sosial Dengan Warga Kampung Gimbis

Nasional

Tim Gabungan Satgas Pamtas Di Tapal Batas Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Nasional

Prajurit Satgas Yonif 143 dan Masyarakat Sambut Pangdam II/Swj di Perbatasan Papua

Nasional

Ikuti Seleksi MMA di San Diego, Kasad Bangga dengan Prestasi Pratu Ronal Siahaan

Nasional

Sinergitas Tiga Pilar Prajurit Kodim 0418/Plg Bagikan Nasi Bungkus Ke Warga

Nasional

Danrem 042/Gapu Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Kerinci