SRIWIJAYADAILY.COM – Kepedulian terhadap prajurit yang telah berkorban demi bangsa kembali ditunjukkan oleh TNI Angkatan Darat. Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Haryantana, S.H., menghadiri kegiatan penyaluran santunan rumah non-dinas Tahap II yang diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak kepada Koptu Bahrul Rokhim, prajurit Kodim 0412/Lampung Utara yang mengalami cacat tingkat II Golongan C akibat tugas negara.
Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Manggo Green, Kelurahan Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (4/3/2026) tersebut dilaksanakan secara virtual dan menjadi momen penuh haru sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar TNI AD.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XXI/RI, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXI/RI, Ketua Persit KCK Koorcabrem 043 PD XXI/RI, para pejabat utama Kodam XXI/RI, Dandim 0412/Lampung Utara, serta Direktur PT Melana Andespal Property selaku pengembang perumahan.
Dalam arahannya, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa santunan rumah non-dinas ini bukan sekadar bantuan fisik berupa tempat tinggal. Lebih dari itu, program tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan institusi kepada prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Bantuan ini diprioritaskan bagi para warakawuri dan prajurit yang mengalami luka maupun cacat akibat tugas operasi, khususnya periode 2020 hingga 2025. TNI AD tidak akan pernah melupakan jasa para pejuang. Pengorbanan mereka adalah kehormatan bagi institusi dan kebanggaan bagi bangsa,” ujar Kasad.
Ia juga menegaskan komitmen TNI AD untuk terus meningkatkan kesejahteraan keluarga besar prajurit melalui berbagai program nyata. Salah satunya adalah renovasi rumah dinas secara masif dengan target mencapai 3.000 unit setiap tahun.
Di akhir arahannya, Kasad berpesan kepada para warakawuri agar tetap tegar dan kuat menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ia juga mengingatkan pentingnya mendidik anak-anak para prajurit dengan penuh kasih sayang serta semangat juang, karena pengorbanan ayah mereka merupakan bagian dari sejarah pengabdian yang akan selalu dikenang.
Momentum penyerahan rumah santunan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI AD terus hadir dan berdiri bersama setiap prajurit serta keluarganya. Dari pengorbanan lahir kehormatan, dari kesetiaan tumbuh kebanggaan, dan dari ketulusan tercipta kekuatan bagi bangsa. (Hermansyah/red)










