Jambi Timur,sriwijayadaily.com – Program Pemanfaatan Lahan Indah Terpadu dan Berkelanjutan (Pelitaku) menjadi salah satu terobosan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas agar lebih produktif, edukatif, dan ramah lingkungan. Inovasi ini mendorong setiap kantor kelurahan menata halaman kerja menjadi ruang yang hijau, indah, dan bernilai manfaat.
Mendukung program tersebut, Babinsa Kelurahan Payo Selincah Koramil 415-11/Jambi Timur Kodim 0415/Jambi, Serma …., turut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong persiapan Lomba Pelitaku di halaman Kantor Lurah Payo Selincah, Jalan Majapahit RT 01, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Jumat (30/01/2026).
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Lurah Payo Selincah Dedy Akbar, S.E., bersama staf kelurahan, kader PKK, dan masyarakat sekitar. Mereka bahu-membahu melakukan pembersihan area kantor, penataan taman, serta perapian berbagai sudut lingkungan sebagai persiapan penilaian lomba.
Lomba Pelitaku sendiri bertujuan menciptakan lingkungan perkantoran yang bersih, hijau, nyaman, dan asri. Selain meningkatkan estetika, program ini juga diharapkan memberi dampak edukatif bagi masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan lahan secara kreatif dan berkelanjutan.
Babinsa Payo Selincah menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. “Gotong royong ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kreativitas serta meningkatkan partisipasi aparatur dan warga,” ujarnya.
Menurutnya, melalui Pelitaku, aparatur kelurahan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola lingkungan secara lebih produktif. Penataan lahan kantor yang baik diharapkan dapat menginspirasi warga untuk melakukan hal serupa di lingkungan masing-masing.
Sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam kegiatan ini dinilai menjadi kunci keberhasilan program. Dengan semangat kebersamaan, Pelitaku diharapkan tidak sekadar menjadi ajang lomba, tetapi juga gerakan berkelanjutan yang memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar. (Pendimjambi)










